Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Transparansi Dipertanyakan, Proyek Jalan di Bekasi Gunakan Papan Informasi Bertulisan Tangan

by Wahanainfo.com
2 Agustus 2025 | 12:42 WIB
in News
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

https/wahanainfo.com/Bekasi, Selasa (02/08/2025) – Praktik penyelenggaraan proyek pemeliharaan rutin jalan di Kabupaten Bekasi kembali menuai kritik, kali ini terkait minimnya transparansi informasi publik. Proyek pemeliharaan rutin Jalan Kp. Pule – Pulo Sirih yang dikerjakan oleh PT Permata Hasianaku, tercatat menggunakan papan informasi proyek dengan tulisan tangan untuk mencantumkan nilai anggaran dan tanggal pelaksanaan.

Fakta ini memunculkan pertanyaan tajam dari publik dan pegiat pengawasan anggaran: Apakah layak proyek bernilai hampir setengah miliar rupiah hanya disampaikan ke publik melalui coretan tangan di atas banner?

Padahal, papan informasi proyek adalah alat utama keterbukaan publik sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Papan proyek wajib mencantumkan informasi secara jelas, utuh, dan profesional, termasuk:

Nama kegiatan

Lokasi

Nilai kontrak

Waktu pelaksanaan

Nama penyedia jasa

Sumber dana

Namun kenyataannya, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, nilai proyek sebesar Rp 476.985.270 serta tanggal selesai proyek 31 Oktober 2025 justru ditulis manual menggunakan spidol pada papan proyek. Ini dinilai tidak sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan profesionalitas proyek pemerintah.

> “Tulisan tangan pada nilai kontrak sangat rawan manipulasi. Selain tidak profesional, itu menunjukkan lemahnya komitmen terhadap transparansi. Proyek pemerintah bukan pekerjaan sembunyi-sembunyi,” ujar aktivis pemantau anggaran.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa penggunaan tulisan tangan berpotensi mengaburkan data riil dan membuka ruang praktik markup, perubahan angka kontrak, hingga pelanggaran administrasi lainnya.

> “Papan proyek yang informatif dan sah harus dicetak, bukan digores pakai spidol. Apalagi ini proyek APBD,” tegasnya.

Kritik senada datang dari warga sekitar yang turut menyayangkan cara kerja yang terkesan asal jadi. Seorang warga menyebut papan informasi baru dipasang setelah pekerjaan berjalan, dan isinya tidak menunjukkan profesionalitas proyek bernilai ratusan juta rupiah.

> “Kalau nilainya segitu besar, masa ditulis tangan begitu? Jangan-jangan bukan cuma tulisannya yang asal, pelaksanaannya juga patut dipertanyakan,” keluh warga yang enggan disebutkan namanya.

Hal ini diperparah dengan minimnya pengawasan lapangan. Saat media melakukan konfirmasi di lokasi, tidak tampak adanya pengawas proyek maupun konsultan pengendali teknis, yang seharusnya hadir sesuai SOP pelaksanaan kegiatan fisik.

Penggunaan tulisan tangan juga dapat dianggap bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik yang dijamin oleh Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang menyebutkan bahwa masyarakat berhak mengetahui penggunaan anggaran negara secara terbuka, jelas, dan dapat diakses.

Perlu Teguran Dinas

Pihak Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi sebagai pemilik anggaran didesak untuk segera memberikan teguran kepada penyedia jasa dan memastikan setiap papan informasi proyek dicetak rapi dan sesuai standar informasi publik.

> “Bukan cuma soal teknis jalan, tapi etika penggunaan dana publik. Tulisan tangan di proyek ratusan juta itu penghinaan terhadap akal sehat publik,” pungkasnya.

(Pewarta:Suganda)

Berita Terbaru

Head Line

Judi Tembak Ikan Beroperasi di Perdagangan, Kabid Humas Poldasu: Akan Kita Tindaklanjuti

10 Juli 2026 | 22:14 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Gelar Rakor Pengusulan Proyek Strategis Tahun 2026

9 Juli 2026 | 18:55 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Temui Menteri Pertanian RI: Dapat Bantuan Bibit 22 ribu Hektar dan Program Cetak Sawah Baru

9 Juli 2026 | 18:48 WIB

Kunjungan Tim Safari Ramadhan Kabupaten Simalungun ke Masjid Al-Ikhlas Pamatang Batu III Nagori Silou Malela

9 Juli 2026 | 18:44 WIB
Daerah

Kunjungan Tim Safari Ramadhan Kabupaten Simalungun ke Masjid Al-Ikhlas Pamatang Batu III Nagori Silou Malela

9 Juli 2026 | 18:37 WIB

Samiun Sembara Marpaung, S.Sy Meninjauan Ruas Jalan Air Joman–Silau Laut hingga Desa Silo Baru, Tegaskan Komitmen Kawal Anggaran Perbaikan

8 Juli 2026 | 21:01 WIB

Momen Haru Pelepasan Angkatan ke-8 biMBA AIUEO Griya Cikarang dan Taman BCM 2: Mengantar Anak Menuju Masa Depan Gemilang

8 Juli 2026 | 15:03 WIB

*Momen Haru Pelepasan Angkatan ke-8 biMBA AIUEO Griya Cikarang dan Taman BCM 2: Mengantar Anak Menuju Masa Depan Gemilang*

8 Juli 2026 | 14:52 WIB
Hukum

Merasa Ditipu Rp250 Juta, Klien Laporkan Pengacara ke Polres Simalungun

7 Juli 2026 | 12:12 WIB
Nasional

Felicia Sihombing Peringkat 1 Standing Ovation di Icon Indonesia SCTV! Malam Ini Menuju 4 Besar, Warga Sumut Ayo Beri Dukungan Hingga ke Final

6 Juli 2026 | 20:42 WIB
Daerah

Wali Kota Sibolga Dorong Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan

4 Juli 2026 | 23:00 WIB

Keluarkan SK Kandidat Kalah di Konfercab ke- XXXVI, Ketum Demisioner HMI Cabang Siantar-Simalungun Nilai PB HMI Tak Objektif dan Keliru

4 Juli 2026 | 13:19 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini