WAHANAINFO.COM || TAPTENG – Kepala Desa (Kades) Bottot nonaktif, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Dedy Azhari Silitonga, mendatangi Kantor Inspektorat Tapteng, Selasa (20/1/2026), untuk menyelesaikan masa pembinaan pascanonaktif dari jabatannya.
Dedy menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan menyerahkan seluruh bukti dan laporan selama masa pembinaan. Penilaian akhir, menurutnya, berada di tangan Bupati Tapteng.
“Saya hadir untuk menyelesaikan masa pembinaan sebagai Kades Bottot nonaktif. Semua bukti sudah saya serahkan. Apakah dinyatakan lulus atau tidak, itu tergantung keputusan Bupati,” ujarnya kepada media.
Meski berstatus nonaktif, Dedy mengaku tetap berperan aktif dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor yang melanda Tapteng, khususnya Desa Bottot, pada 25 November 2025 lalu.
Ia menyebut telah mengerahkan tenaga, kendaraan pribadi, serta membantu evakuasi warga ke daerah yang lebih aman, termasuk ke Pananggahan, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan hingga saat ini.
Dedy juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak serta Ustaz Abdul Somad, yang telah mempercayakannya menyalurkan bantuan sembako dan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana.
Selain itu, ia mengaku mendapat kepercayaan menyambut utusan Presiden RI Prabowo Subianto, Zita Anjani, dalam penyaluran bantuan. Atas pertimbangan kondisi lapangan, distribusi bantuan dilakukan menggunakan helikopter dan langsung dilaporkan ke Istana Negara.
Terkait status jabatannya, Dedy mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani masa pembinaan sekitar tujuh bulan. Ia berharap komitmen Bupati Tapteng untuk mengaktifkannya kembali sebagai Kepala Desa Bottot dapat segera direalisasikan.
“Inspektorat sudah menjalankan tugasnya, saya juga sudah menjalankan kewajiban saya. Sekarang tinggal menunggu keputusan Bupati,” katanya.
Pantauan media, kedatangan Dedy Azhari Silitonga ke Kantor Inspektorat Tapteng mendapat dukungan dari keluarga, masyarakat Desa Bottot, serta organisasi kepemudaan KOKAM dan Laskar BS yang turut hadir menunggu di lokasi. (Sorakhmat)