WAHANAINFO.COM || PANDAN – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, melepas 188 Mahasiswa
Institut Bisnis dan Teknologi Al Washliyah Sibolga – Tapteng, yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan akan ditempatkan di Wilayah Pandan, Tukka, Badiri. Acara apel pelepasan ini dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki GOR Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (15/01/2026).
Sekretaris Daerah Tapanuli Tengah Binsar Tua Hamonangan Sitanggang menyampaikan, seperti kita ketahui bersama, Tapteng salah satu kabupaten yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
“Peristiwa yang terjadi pada Selasa (25/11/2025) itu, saat ini masih tahap transisi pemulihan.” ujarnya.
Dengan kegiatan KKN ini, Mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi Al Washliyah Sibolga – Tapteng, diharapkan dapat membantu Pemkab Tapteng untuk mempercepat pemulihan baik itu pendataan atau pembinaan trauma healing, khususnya kepada adik-adik kita di pengungsian, yang secara psikologis traumatik.
Memang secara keseluruhan Tapteng terdampak, tapi kecamatan yang akan menjadi lokasi KKN ini merupakan yang sangat berdampak berat. Jadi nanti kita harapkan adik-adik yang KKN, melakukan kegiatannya di bawah pembinaan para Dosen dan juga dikomando Camat, Kepala Desa dan Lurah ditempat KKN masing-masing.
“Saya berharap supaya adik-adik mengikuti arahan dari Camat, Lurah dan Kepala Desa, sehingga waktu selama 40 hari pelaksanaan KKN, dapat menghasilkan yang terbaik, untuk adik-adik sekalian, kampus dan juga untuk masyarakat Tapteng,” Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, berpesan.
Sebelumnya Wakil Rektor IBT Al Washliyah Sibolga Tapanuli Tengah Yenni Sofiana Tambunan dalam laporannya mengatakan, KKN sendiri merupakan mata kuliah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pertama pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan, ini adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Maka diharapkan hasil dari mata kuliah yang akan langsung mereka praktikkan di lapangan, mampu memberikan hal-hal positif di tengah-tengah masyarakat yang saat ini sedang terdampak bencana.
“Jumlah peserta KKN sebanyak 188 orang, yang terbagi dari dua prodi, yaitu prodi manajemen berjumlah 183 orang dan prodi kewirausahaan berjumlah 5 orang.”ungkap Yenni Sofiana.
Yenni Sofiana menjelaskan, lokasi penempatan KKN ada di tiga kecamatan, diantaranya di Kecamatan Pandan, tepatnya di Kelurahan Pasar Baru, Kelurahan Aek Tolang Induk dan Kelurahan Hajoran.
Kemudian di Kecamatan Badiri, tepatnya di Kelurahan Lopian, Desa Aek Horsik dan Desa Lubuk Ampolu, serta di Kecamatan Tukka, tepatnya di Kelurahan Tukka, Kelurahan Bona Lumban, Kelurahan Hutanabolon dan Kelurahan Sipange.
“Lokasi tersebut, merupakan wilayah paling terdampak pascabencana, sehingga diharapkan kehadiran kita nantinya, dapat mempercepat proses pemulihan,” jelasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, para Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi dan Umum Setdakab Tapteng, Kadis PPPA, para Dosen dan Civitas Akademika Institut Bisnis dan Teknologi Al Washliyah Sibolga – Tapteng. (Sorakhmat)