Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Pernyataan Sikap Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Belanda Untuk Keadilan Sejarah

by wahanainfo.com
16 Juni 2025 | 15:40 WIB
in Nasional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo. Com | Belanda– Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Belanda Untuk Keadilan Sejarah menyampaikan pernyataan sikap kepada Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon. Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung dalam dialog PPI Belanda bersama Fadli Zon yang berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag, Jumat, 14 Juni 2025.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk penolakan terhadap upaya sistematis penulisan ulang sejarah Indonesia secara sepihak dan seragam oleh negara, terkhususnya merespons berbagai pernyataan problematik yang disampaikan Fadli Zon terkait penyangkalan terjadinya perkosaan massal 13-15 Mei 1998, menanggapi rencana penulisan ulang sejarah yang menghilangkan fakta pelanggaran
HAM berat masa lalu serta rencana pencalonan Suharto sebagai pahlawan nasional.

Dalam pernyataan sikap ini, Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Belanda mendesak Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, untuk secara terbuka menyampaikan permintaan maaf dan mencabut pernyataannya yang tidak berpihak pada para korban dan keluarga korban dalam tragedi kerusuhan Mei 1998.

Sementara itu, menanggapi rencana pemerintah dalam penulisan sejarah ulang, Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Belanda mendesak dibukanya ruang dialog sejarah yang plural dan adil terhadap korban, termasuk para eksil yang terhalang pulang akibat pelanggaran HAM yang dilakukan Pemerintah Suharto, maupun kekerasan politik yang terjadi pada masa-masa awal berdirinya Negara Republik Indonesia.

Tuntutan lainnya adalah dengan mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk mengungkapkan kebenaran di balik
berbagai kasus pelanggaran HAM di masa lalu maupun yang terjadi sekarang. Desakan ini muncul atas dasar kegagalan negara yang terus berlarut-larut dalam menyelesaikan pengungkapan kebenaran dari 12 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, yang hingga kini belum memberikan keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.

Lewat pernyataan sikap itu, Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Belanda menolak adanya politisasi sejarah, terlebih dengan hanya menuliskan sejarah yang dianggap positif dan
mendukung agenda kekuasaan di bawah Pemerintahan Presiden Prabowo yang berkorelasi erat dengan kekerasan dan pelanggaran HAM.

Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Indonesia di Belanda juga menyatakan dukungan penuh kepada Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI) atas sikap tegasnya yang menolak upaya pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memberlakukan narasi sejarah tunggal.

Meskipun pahit dan sulit untuk dihadapi, sejarah tersebut tetap harus diakui sebagai bagian penting yang membentuk perjalanan bangsa, sekaligus menjadi pengingat agar kekerasan kelam masa lalu tidak kembali terulang apalagi diwariskan menjadi warisan buruk dari satu generasi ke generasi berikutnya. (red)

Narahubung:
+62-822-3822-7488 (Debora-PPI Belanda)

Berita Terbaru

Daerah

Wali Kota Wesly Setujui Ranperda Inisiatif DPR tentang Insentif Tenaga Pendidikan Non Formal Bidang Keagamaan

30 Juni 2026 | 11:02 WIB
Daerah

Diskusi IWO Dorong Pematangsiantar Bangun Ekosistem Pariwisata Penyangga Danau Toba

28 Juni 2026 | 17:27 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Resmikan Musholla Muslimat Muhammadiyah Tomuan

28 Juni 2026 | 17:23 WIB
Daerah

Pemko Pematangsiantar Kerahkan Alat Berat Robohkan Bangunan dan Bersihkan Puing-puing Kebakaran di Pasar Dwikora

27 Juni 2026 | 17:34 WIB
Daerah

Reses di Melanthon Siregar, Anggota DPRD Ramses Manurung Janji Kawal Aspirasi Masyarakat

27 Juni 2026 | 17:15 WIB
News

ASDP Tingkatkan Frekuensi Pelayaran Sibolga–Nias Jelang Libur Sekolah

26 Juni 2026 | 17:47 WIB
Daerah

Penutupan FASI Sumut Dimeriahkan Haddad Alwi, Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi

26 Juni 2026 | 15:01 WIB

Samiun Sembara Marpaung Siap Kawal Aspirasi dan Anggaran Pembangunan Jalan Air Joman dan Silau Laut

26 Juni 2026 | 01:39 WIB
Daerah

Bangunan Semi Permanen Milik Pedagang di Pasar Dwikora Dibongkar

25 Juni 2026 | 11:41 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Serahkan Bantuan kepada Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Dwikora

25 Juni 2026 | 11:37 WIB
Politik

Matthew Diemas Bastanta Tegaskan PDI Perjuangan Sudah Jelas sebagai Partai Penyeimbang

24 Juni 2026 | 16:13 WIB

Pamerkan Kreasi Seni, Siswa SDN Sukaraya 04 Bekasi Rayakan Kelulusan dengan Meriah

24 Juni 2026 | 15:12 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini