WAHANAINFO.COM || SIBOLGA – Sejumlah calon penumpang yang hendak mudik NATARU 2025-2026, melalui Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Sibolga, mengaku merasa puas atas pelayanan yang diberikan pihak pengelola pelabuhan.
Hal tersebut disampaikan para penumpang, saat ditemui di Pelabuhan Pelindo Sibolga, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (27/12/2025).
Kepuasan penumpang terlihat dari pelayanan petugas yang dinilai ramah, sigap dan tertib dalam mengatur arus penumpang. Mulai dari pemeriksaan tiket, pengamanan, hingga pengaturan antrean keberangkatan kapal, petugas pelabuhan dinilai bekerja dengan baik demi kenyamanan calon penumpang.
Selain pelayanan, kebersihan area pelabuhan juga menjadi perhatian utama. Ruang tunggu penumpang, toilet, serta area sekitar dermaga tampak bersih dan terawat.
Kondisi tersebut memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang, yang menunggu jadwal keberangkatan, terutama di tengah meningkatnya jumlah pemudik menjelang libur akhir tahun.
Salah seorang calon penumpang tujuan Kepulauan Nias Anotona Ndraha mengungkapkan, pelayanan Pelindo Sibolga mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Pelayanannya sudah jauh lebih baik, petugas ramah dan cepat tanggap. Kebersihan pelabuhan juga terjaga, jadi kami merasa nyaman,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ogamoli Gea, pelayanan petugas di Pelabuhan Pelindo sudah bagus. Tidak terlihat antrean panjang, karena petugas dibagian depan tampak profesional.
“Kondisi ini harus tetap dipertahankan, khususnya pada momen-momen padat penumpang seperti Natal dan Tahun Baru,” tuturnya.
Pihak Pelindo Sibolga sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas pelabuhan, guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pelindo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa pelabuhan.
Dengan pelayanan yang semakin baik dan lingkungan pelabuhan yang bersih, Pelabuhan Pelindo Sibolga diharapkan dapat menjadi salah satu pelabuhan penyeberangan yang nyaman dan aman bagi masyarakat, khususnya yang melakukan perjalanan laut menuju wilayah kepulauan Nias. (Sorakhmat)