Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

MENOLAK LUPA: PRABOWO DULU LANTANG, KINI MEMBISU

by Wahanainfo.com
18 Desember 2025 | 23:05 WIB
in Daerah, Dunia, Nasional, News, Olahraga, Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo | Jakarta, Koalisi Aktivis Muda Indonesia dengan tegas menolak lupa sejarah dan menolak pembungkaman nurani publik atas tragedi kemanusiaan yang sedang terjadi. Kamis 18 Desember 2025

Bangsa ini masih sangat ingat bagaimana pada tahun 2015, saat Indonesia dilanda bencana kabut asap, Prabowo Subianto tampil lantang, keras, dan penuh desakan agar status bencana nasional dinaikkan. Kala itu, Prabowo berdiri di panggung kritik, mengklaim diri sebagai suara rakyat dan pembela korban.

Namun hari ini, ironi besar terjadi.

Saat Prabowo telah menjadi Presiden Republik Indonesia, Sumatra dilanda banjir bandang. Ratusan korban jiwa berjatuhan. Rumah-rumah hancur. Infrastruktur porak-poranda. Rakyat kehilangan keluarga, tempat tinggal, dan masa depan. Tetapi Prabowo yang dulu lantang kini justru diam dan membisu.

Di mana suara keras itu sekarang?
Di mana tuntutan status bencana nasional yang dulu digembar-gemborkan?
Di mana keberanian moral yang dulu dijual ke publik?

Sikap diam Presiden di tengah tragedi kemanusiaan sebesar ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap penderitaan rakyat. Negara seolah hadir setengah hati, sementara nyawa manusia terus melayang dan luka sosial semakin menganga.

Kami menilai secara tegas:

1. Telah terjadi standar ganda kepemimpinan—keras saat berada di luar kekuasaan, lunak dan abai saat kekuasaan berada di tangan.

2. Rakyat Sumatra diperlakukan tidak adil, seolah nyawa mereka tidak cukup penting untuk mendapat respons maksimal negara.

3. Diamnya Presiden di tengah krisis adalah kegagalan moral dan politik yang tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.

Kami menegaskan:
Rakyat tidak membutuhkan Presiden yang hanya lantang di masa lalu, tetapi membisu saat berkuasa.
Jika kabut asap dulu dianggap layak menyandang status bencana nasional, maka banjir bandang dengan ratusan korban jiwa hari ini jauh lebih layak mendapatkan respons tertinggi negara.

Sejarah mencatat. Rakyat mengingat.
Menolak lupa adalah perlawanan terhadap kemunafikan kekuasaan.

Koalisi Aktivis Muda Indonesia akan terus bersuara dan tidak akan berhenti menekan negara untuk bertanggung jawab penuh atas keselamatan rakyatnya.

Koordinator Nasional,
Novan Ermawan

Berita Terbaru

Sejak Kapan Abdi Negara Bisa Menjadi Penguasa Yang Berada Diatas Daulat Rakyat

18 Juli 2026 | 11:28 WIB
Head Line

Ketua APDESI Merah Putih Sumut Tumpal Sitorus Desak Menteri Koperasi Berikan Solusi Pembangunan Gerai di Desa Rambung Merah

17 Juli 2026 | 17:40 WIB

Keren! !!, Ogah Berpangku Tangan, Warga Perumahan di Desa Sukaraya Gotong Royong Bangun Taman Bermain dari, Iuran Mandiri

17 Juli 2026 | 17:01 WIB

Diduga Ketua Kelompok (P3-TGAI) Di Tiga Titik Didesa Solokan Nyeleneh Oknum Aspirator Dewan Di sebut Mirip Garong Terima Fee Yang Cukup Besar.

17 Juli 2026 | 13:07 WIB

Tragedi Korupsi Dalam Mitos Pendekar Hukum Yang Berakhir Tragis Bunuh Diri

17 Juli 2026 | 00:35 WIB

PW HIMMAH Sumut Tetapkan Said Ibnu Rulian Ahmad sebagai PLT Ketua PC HIMMAH Asahan

16 Juli 2026 | 16:52 WIB

Menentukan Arah Baru Perjuangan, PD IPA Tebing Tinggi Siap Gelar MUSYDA VII

16 Juli 2026 | 10:00 WIB
Hukum

Diduga Cemarkan Nama Baik di Facebook, Politisi Partai Demokrat Siantar Laporkan Oknum Advokat ke Polisi

15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Silang Saling Sandra Menyandera Akan terus Menghantui Sampai Masuk ke Liang Kubur

15 Juli 2026 | 12:28 WIB

Beban dan Ketambengan Spiritual Mampu Menciptakan Jalan Baru Setelah Perjalan Dilakukan

14 Juli 2026 | 18:06 WIB

Diduga Program (P3-TGAI) Di Desa Solokan Jadi Bancakan Oknum Aspirator Dewan Di sebut Mirip Garong Pangkas Anggaran Fee Yang Cukup Pantastis.

14 Juli 2026 | 12:04 WIB
Peristiwa

Wali Kota Syukri Pastikan Pemulihan Pascakebakaran Pasar Nauli Sibolga

13 Juli 2026 | 10:27 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini