Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Izin Limbah Pabrik PT. DMS Ditengah Kontroversi, Hendra Purwaka Tidak Mengenal Direkturnya

by Wahanainfo.com
11 Juni 2025 | 19:02 WIB
in Kesehatan
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

WAHANAINFO.COM || TAPTENG – Polemik terkait izin pengelolaan limbah pabrik kelapa sawit PT. DMS (Dalanta Marsada Sukses) di Desa Simpang Tiga Lae Bingke, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi sorotan publik. (11/6/2025).

Kepala Bagian Produksi PKS PT. DMS Hendra Purwaka menegaskan, pabrik tersebut telah memiliki izin limbah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tapteng, termasuk hasil laboratorium setiap semester.
“Pihaknya tetap berkomitmen, untuk mematuhi semua peraturan yang berlaku demi menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya, usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDP), dengan Komisi C, di Gedung DPRD Tapteng, Selasa (10/6/2025).
Ia menjelaskan, DLH Tapteng secara berkala melakukan kunjungan ke pabrik.
“Setiap tiga bulan sekali, pihak DLH melakukan kunjungan ke pabrik kelapa sawit, untuk memantau penanganan limbah pabrik,” kata Hendra, yang mengaku dirinya tidak mengenal siapa direktur PT. DMS itu sampai sekarang.
Sementara itu, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH) DLH Tapteng, Togu Hutajulu, memberikan keterangan yang berbeda, sehingga menimbulkan pertanyaan.
Togu Hutajulu menerangkan, DLH Tapteng baru sekali mengunjungi pabrik kelapa sawit PT. DMS, tepatnya pada tahun 2023.
“Sejak beroperasi, baru sekali kami mengunjungi pabrik kelapa sawit PT. DMS, selanjutnya hanya menerima salinan hasil laboratorium setiap semester,” urainya.
Dilain sisi, masyarakat sekitar pabrik mengeluh terkait dampak negatif dari limbah pabrik tersebut.
Salah seorang warga yang berhasil ditemui bernama Mirna Simbolon, mengeluhkan polusi udara, yang biasanya udara di Desa asri dan segar, namun semenjak berdiri perusahaan itu, udara disini sudah tidak sehat lagi.
“Kolam limbah cairnya mengerikan, warna airnya hitam kecoklatan dan bau. Sementara limbah Tangkai Kosong (Tangkos), selain bau menyengat juga mendatangkan jutaan lalat,” katanya.
Senada dengan Mirna Simbolon, warga lainnya bernama Surtiyani Tinambunan juga merasakan hal yang sama.
Surtiyani mengungkapkan, dari kolam terakhir pihak perusahaan membuang limbahnya, melalui saluran pipa pembuangan yang mengalir menuju Sungai Sitabeak.
“Sekarang air sungai itu, sudah tidak dapat digunakan lagi untuk kebutuhan mandi dan menyuci, warna airnya menjadi gelap kecoklatan dan bau, karena tercampur dengan limbah pabrik,” terang Surtiyani.
Sebelumnya, Famoni Gulo Ketua Fraksi PDIP meminta Pemkab Tapteng, untuk segera menutup sementara Pabrik Kelapa Sawit tersebut, sebelum jelas legalitasnya.
“Sampai saat ini, kami belum menerima informasi jelas mengenai izin dan hasil laboratorium limbah dari perusahaan tersebut. Pihak perusahaan, yang diwakili oleh Srirahayu selaku kepala tata usaha, mengklaim bahwa semua dokumen penting saat ini berada di Medan,” sebut mantan pengacara, yang kini menjadi Politisi (Sorakhmat).

Berita Terbaru

Sejak Kapan Abdi Negara Bisa Menjadi Penguasa Yang Berada Diatas Daulat Rakyat

18 Juli 2026 | 11:28 WIB
Head Line

Ketua APDESI Merah Putih Sumut Tumpal Sitorus Desak Menteri Koperasi Berikan Solusi Pembangunan Gerai di Desa Rambung Merah

17 Juli 2026 | 17:40 WIB

Keren! !!, Ogah Berpangku Tangan, Warga Perumahan di Desa Sukaraya Gotong Royong Bangun Taman Bermain dari, Iuran Mandiri

17 Juli 2026 | 17:01 WIB

Diduga Ketua Kelompok (P3-TGAI) Di Tiga Titik Didesa Solokan Nyeleneh Oknum Aspirator Dewan Di sebut Mirip Garong Terima Fee Yang Cukup Besar.

17 Juli 2026 | 13:07 WIB

Tragedi Korupsi Dalam Mitos Pendekar Hukum Yang Berakhir Tragis Bunuh Diri

17 Juli 2026 | 00:35 WIB

PW HIMMAH Sumut Tetapkan Said Ibnu Rulian Ahmad sebagai PLT Ketua PC HIMMAH Asahan

16 Juli 2026 | 16:52 WIB

Menentukan Arah Baru Perjuangan, PD IPA Tebing Tinggi Siap Gelar MUSYDA VII

16 Juli 2026 | 10:00 WIB
Hukum

Diduga Cemarkan Nama Baik di Facebook, Politisi Partai Demokrat Siantar Laporkan Oknum Advokat ke Polisi

15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Silang Saling Sandra Menyandera Akan terus Menghantui Sampai Masuk ke Liang Kubur

15 Juli 2026 | 12:28 WIB

Beban dan Ketambengan Spiritual Mampu Menciptakan Jalan Baru Setelah Perjalan Dilakukan

14 Juli 2026 | 18:06 WIB

Diduga Program (P3-TGAI) Di Desa Solokan Jadi Bancakan Oknum Aspirator Dewan Di sebut Mirip Garong Pangkas Anggaran Fee Yang Cukup Pantastis.

14 Juli 2026 | 12:04 WIB
Peristiwa

Wali Kota Syukri Pastikan Pemulihan Pascakebakaran Pasar Nauli Sibolga

13 Juli 2026 | 10:27 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini