Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Insiden Kekerasan Warnai Tugas Jurnalistik di Tapteng Jelang HPN

by Wahanainfo.com
29 Januari 2026 | 23:25 WIB
in Peristiwa
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

WAHANAINFO.COM || TAPANULI TENGAH – Miris, menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari, seorang wartawan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) diduga menjadi korban kekerasan oleh beberapa oknum yang disebut-sebut merupakan ajudan Bupati Tapteng.

Korban, Marhamadan Tanjung, wartawan media online Warta Pembaharuan.co.id, mengaku dipukuli saat menjalankan tugas jurnalistik bersama Erik Pasaribu, seorang aktivis dari Organisasi Laskar Gibran. Peristiwa tersebut terjadi di depan kediaman Bupati Tapteng, di wilayah Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (29/1/2026) sore.
Marhamadan menjelaskan, kedatangannya bersama Erik bertujuan untuk mengonfirmasi informasi yang menyebutkan bahwa rumah yang saat ini ditempati Bupati Tapteng,  merupakan rumah pribadi milik seseorang yang disewa, bukan rumah dinas. Padahal, Bupati Tapteng diketahui memiliki rumah dinas resmi di Kota Sibolga yang berada tepat di samping Kantor Wali Kota Sibolga.
“Saat itu kami datang dan meminta izin kepada Satpol PP untuk konfirmasi. Namun Satpol PP mengatakan tidak bisa karena sudah perintah dan ada aturannya. Kami pun berniat pulang,” ujar Marhamadan saat ditemui di Polres Tapteng.
Namun, tak lama berselang, beberapa orang yang diduga ajudan Bupati datang menggunakan mobil dan sepeda motor. Menurut Marhamadan, mereka kemudian melakukan interogasi terhadap dirinya dan Erik. Situasi memanas hingga terjadi pemukulan terhadap Erik.
“Erik diinterogasi, ditanya siapa yang menyuruh. Terjadi cekcok, lalu Erik dipukul. Jarak saya dengan Erik sekitar satu meter,” jelasnya.
Para oknum tersebut kemudian memaksa Erik untuk mengaku siapa yang menyuruh mereka mencari informasi tersebut. Setelah Erik menyebut nama Marhamadan, para ajudan diduga mengejar Marhamadan yang saat itu sudah berjalan menuju simpang gang.
“Saya ditendang, dipijak-pijak dan dipukuli di tengah jalan. Setelah itu saya dibawa kembali ke pos jaga rumah kediaman Bupati,” ungkapnya.
Di pos jaga, Marhamadan mengaku kembali diinterogasi dan mengalami pemukulan lanjutan hingga menyebabkan luka lebam di beberapa bagian tubuh.
“Dada saya sesak, mulut saya dipukul, kaki dan tangan saya sakit seperti terkilir,” katanya sambil menunjukkan bekas memar.
Tak hanya itu, Marhamadan menyebut para oknum tersebut juga memukul dirinya dan Erik menggunakan selang.
“Kami dilibas bergantian pakai selang, kena kepala, perut dan tangan. Tangan saya bengkak karena menangkis,” ujarnya.
Beberapa saat kemudian, personel Polres Tapteng datang ke lokasi dan membawa keduanya ke Mapolres Tapteng.
Marhamadan juga mengungkapkan bahwa telepon genggam mereka sempat ditahan oleh para ajudan, sehingga tidak dapat merekam kejadian tersebut.
“HP kami ditahan. Setelah di Polres, barulah HP kami dikembalikan atas permintaan petugas,” katanya.
Marhamadan mengaku heran karena dirinya justru diperiksa oleh pihak kepolisian, padahal ia merupakan korban penganiayaan. Ia menegaskan telah menunjukkan kartu pers saat kejadian.
“Saya wartawan, KTA sudah saya tunjukkan. Tapi saya yang dianiaya, saya pula yang diperiksa,” keluhnya.
Meski demikian, Marhamadan menyatakan akan melaporkan secara resmi dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Tapteng.
“Saya ingin membuat laporan penganiayaan agar kronologi kejadian ini jelas dan diproses sesuai hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapteng IPTU Dian Agustian Perdana saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengarahkan korban untuk berkoordinasi dengan SPKT Polres Tapteng.
“Ke piket SPKT saja bang untuk koordinasi bila akan membuat laporan,” tulis Dian.
Terkait pemeriksaan terhadap Marhamadan, Dian menyebut hal itu dilakukan berdasarkan adanya laporan dari pihak Pemkab Tapteng.
“Kalau diperiksa berarti ada laporan. Coba koordinasi dengan piket,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Marhamadan dan Erik masih dimintai keterangan oleh penyidik Polres Tapteng. Terpantau, sejumlah personel Satpol PP juga menjalani pemeriksaan di ruang SPKT Polres Tapteng. (Sorakhmat)

Berita Terbaru

Head Line

Judi Tembak Ikan Beroperasi di Perdagangan, Kabid Humas Poldasu: Akan Kita Tindaklanjuti

10 Juli 2026 | 22:14 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Gelar Rakor Pengusulan Proyek Strategis Tahun 2026

9 Juli 2026 | 18:55 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Temui Menteri Pertanian RI: Dapat Bantuan Bibit 22 ribu Hektar dan Program Cetak Sawah Baru

9 Juli 2026 | 18:48 WIB

Kunjungan Tim Safari Ramadhan Kabupaten Simalungun ke Masjid Al-Ikhlas Pamatang Batu III Nagori Silou Malela

9 Juli 2026 | 18:44 WIB
Daerah

Kunjungan Tim Safari Ramadhan Kabupaten Simalungun ke Masjid Al-Ikhlas Pamatang Batu III Nagori Silou Malela

9 Juli 2026 | 18:37 WIB

Samiun Sembara Marpaung, S.Sy Meninjauan Ruas Jalan Air Joman–Silau Laut hingga Desa Silo Baru, Tegaskan Komitmen Kawal Anggaran Perbaikan

8 Juli 2026 | 21:01 WIB

Momen Haru Pelepasan Angkatan ke-8 biMBA AIUEO Griya Cikarang dan Taman BCM 2: Mengantar Anak Menuju Masa Depan Gemilang

8 Juli 2026 | 15:03 WIB

*Momen Haru Pelepasan Angkatan ke-8 biMBA AIUEO Griya Cikarang dan Taman BCM 2: Mengantar Anak Menuju Masa Depan Gemilang*

8 Juli 2026 | 14:52 WIB
Hukum

Merasa Ditipu Rp250 Juta, Klien Laporkan Pengacara ke Polres Simalungun

7 Juli 2026 | 12:12 WIB
Nasional

Felicia Sihombing Peringkat 1 Standing Ovation di Icon Indonesia SCTV! Malam Ini Menuju 4 Besar, Warga Sumut Ayo Beri Dukungan Hingga ke Final

6 Juli 2026 | 20:42 WIB
Daerah

Wali Kota Sibolga Dorong Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan

4 Juli 2026 | 23:00 WIB

Keluarkan SK Kandidat Kalah di Konfercab ke- XXXVI, Ketum Demisioner HMI Cabang Siantar-Simalungun Nilai PB HMI Tak Objektif dan Keliru

4 Juli 2026 | 13:19 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini