WAHANAINFO.COM || TAPANULI TENGAH – Di tengah sunyinya malam tanpa cahaya dan deru trauma pascabanjir serta longsor yang melanda Desa Masundung dan Desa Sialogo, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, secercah harapan mulai menyala bagi warga Desa Masundung dan Desa Sialogo. Harapan itu bertumpu pada percepatan pemulihan jaringan listrik yang kini terus diupayakan.
Sekretaris Desa Masundung, Junisman Zai, dengan langkah penuh kepedulian mendatangi Kantor PLN UP3 Sibolga di Jalan FL. Tobing, Kota Sibolga, Jumat (27/2/2026). Ia bersilaturahmi dengan manajemen PLN yang diwakili Supervisor Teknik, Hari Priansyah, demi memastikan percepatan pemulihan jaringan listrik di dua desa yang terdampak bencana.
“Bagi kami, listrik bukan sekadar penerangan. Ini tentang harapan anak-anak untuk kembali belajar di malam hari, tentang ibu-ibu yang bisa kembali memasak dengan tenang dan tentang warga yang ingin bangkit dari keterpurukan,” ujar Junisman dengan nada penuh harap.
Sejak bencana melanda, sejumlah tiang dan jaringan listrik mengalami kerusakan akibat longsor dan tertimbun material tanah. Kondisi geografis Desa Masundung dan Desa Sialogo yang berbukit, serta rusaknya infranstruktur jalan dan jembatan, membuat proses perbaikan tidaklah mudah. Beberapa titik bahkan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki melewati jalan yang licin dan rawan.
Di malam hari, gelap menyelimuti rumah-rumah warga. Anak-anak belajar dengan lampu seadanya, sebagian warga terpaksa mengandalkan lilin dan genset dengan biaya bahan bakar yang tidak murah untuk penerangan. Aktivitas ekonomi pun melambat karena keterbatasan energi listrik.
Junisman menegaskan, pemerintah desa siap mendukung penuh upaya PLN, termasuk membantu pengamanan lokasi serta mengerahkan warga untuk gotong royong membersihkan jalur menuju titik-titik kerusakan jaringan.
“Kami tidak ingin warga terlalu lama hidup dalam kegelapan. Listrik adalah denyut nadi kehidupan desa,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Junisman juga tidak lupa mengapresiasi gerak cepat pihak PLN UP3 Sibolga, yang telah memulihkan jaringan listrik sebagian di Desa Masundung, dua minggu pascabencana.
“Meskipun belum semuanya, namun kami tetap menyampaikan apresiasi dan terima kasih,” tuturnya.
“Kami juga menguatkan koordinasi yang telah dibangun oleh Camat Lumut Rani Ramadhani dan Kepala Desa Sialogo Yareti Waruwu dengan pihak PLN UP3 Sibolga, agar percepatan pemulihan jaringan listrik, dapat segera terealisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Supervisor Teknik PLN UP3 Sibolga, Hari Priansyah, menyampaikan terima kasih atas kedatangan Junisman Zai, selaku Sekdes Masundung, untuk berkoordinasi serta menyampaikan dukungan percepatan perbaikan jaringan listrik di Desa Masundung dan Desa Sialogo pascabencana.
Sinergitas dengan Penerintah Desa sangat kami butuhkan, terutama keamanan peralatan yang nantinya akan dimobilisasi. Pihaknya berkomitmen untuk mempercepat proses perbaikan jaringan dengan tetap memperhatikan kondisi di lapangan.
“Tim kami terus melakukan pendataan dan perbaikan secara bertahap berdasarkan skala prioritas. Kami memahami betul betapa pentingnya listrik bagi masyarakat, apalagi di masa pemulihan seperti ini,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, pemulihan jaringan listrik di Desa Masundung dan Desa Sialogo, sudah masuk daftar yang akan segera diperbaiki, disesuaikan dengan kondisi lapangan.
“Jika tidak ada halangan, Senin (2/3/2026), kita akan turun melanjutkan perbaikan secara bertahap,” ungkapnya, mengakhiri.
Bagi warga Lumut, perbaikan jaringan listrik bukan sekedar proyek teknis. Ini adalah simbol bangkitnya kehidupan setelah bencana. Ketika cahaya kembali menyala di rumah-rumah mereka, itu bukan hanya terang lampu yang menyinari ruangan, tetapi juga semangat baru untuk menata kembali hari esok.
Di antara lumpur dan puing yang masih tersisa, warga Desa Masundung dan Desa Sialogo kini menunggu cahaya, yang akan menghapus gelap panjang pascabencana. (Sorakhmat)

