WAHANAINFO.COM || SIBOLGA – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan para nelayan di Kota Sibolga. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Sibolga.
Ketua HNSI Kota Sibolga, Haris Munandar Harahap mengungkapkan, para nelayan kesulitan memperoleh BBM, padahal faktor pendukung lainnya seperti peralatan melaut, tenaga kerja dan kondisi cuaca dinilai sudah cukup mendukung.
“Peralatan, pekerja dan cuaca sudah mendukung, namun BBM justru tidak tersedia,” ujar Haris kepada wartawan, Senin (2/2/2026).
Haris menegaskan, persoalan kelangkaan BBM ini menjadi perhatian utama organisasi HNSI. Dalam Rapat Kerja internal, kebutuhan BBM bagi nelayan akan ditempatkan sebagai super prioritas, mengingat BBM merupakan kebutuhan dasar yang menentukan keberlangsungan aktivitas melaut dan roda perekonomian nelayan.
“Apabila kebutuhan BBM nelayan tidak terpenuhi, ini akan menjadi permasalahan serius,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesadaran nelayan terhadap pentingnya perizinan dan kepatuhan terhadap regulasi semakin meningkat. Para nelayan, kata Haris, telah berupaya taat terhadap aturan yang ditetapkan untuk mendapatkan BBM secara resmi.
Namun demikian, Haris menilai pihak Depot Pertamina Sibolga juga harus lebih jeli dalam menentukan skala prioritas, terutama di tengah kondisi kelangkaan BBM yang sudah masuk kategori sangat mendesak bagi nelayan.
“Kepala Depot Pertamina Kota Sibolga harus lebih memperhatikan skala prioritas distribusi BBM, karena ini menyangkut hajat hidup nelayan,” katanya.
Atas kondisi tersebut, HNSI Kota Sibolga secara tegas meminta Manager PT Pertamina Patra Niaga untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Depot Pertamina Kota Sibolga.
Evaluasi ini dinilai penting agar proses pendistribusian BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dapat berjalan lancar.
“Kami berharap langkah cepat dilakukan, supaya masyarakat, khususnya para nelayan, tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM,” pungkas Haris, mengakhiri.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari Depot Pertamina Sibolga, apa yang menjadi alasan terjadinya kelangkaan BBM di Kota Sibolga dan sekitarnya.(Sorakhnat)

