Wahanainfo | Langkat , Pada Rabu 13 Agustus 2025, tepat nya pada pukul 10.00 Wib Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai (INSAN) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Fardhu Kifayah” di Desa Ujung Teran, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini diikuti puluhan warga yang antusias mendalami tata cara fardhu kifayah, khususnya pengurusan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan sesuai tuntunan syariat Islam. Kamis 6 November 2025

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah dosen lintas fakultas. Dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan: Satriyadi, M.Pd, Indra Satia Pohan, M.Pd.I, Syahrin Pasaribu, S.Sos.I., MA, dan Muhammad Solihin Pranoto, M.Si. Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam: Ulen Bangun, M.M, serta dari Fakultas Syariah dan Hukum,Amru Syahputra, M.H.I.
Acara diawali dengan sambutan dari pihak kampus yang disampaikan oleh Syahrin Pasaribu, S.Sos.I., MA. Ia menegaskan bahwa kehadiran perguruan tinggi bukan hanya sebagai pusat akademik, tetapi juga mitra masyarakat dalam memperkuat tradisi keagamaan. “Perguruan tinggi punya tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, salah satunya melalui penguatan pemahaman fardhu kifayah sebagai kewajiban kolektif umat Islam,” ungkapnya.
Sesi inti diisi oleh pemateri Satriyadi, M.Pd, yang menjelaskan detail praktik fardhu kifayah secara teoritis maupun praktis. “Fardhu kifayah adalah kewajiban bersama. Jika ada yang melaksanakannya, maka gugurlah kewajiban bagi yang lain. Namun jika tidak ada yang melakukannya, semua orang akan berdosa,” tegasnya di hadapan peserta.
Jalannya kegiatan dipandu oleh moderator Indra Satia Pohan, M.Pd.I, yang membawa suasana diskusi menjadi hidup dan interaktif. Sedangkan doa penutup dipimpin oleh Amru Syahputra, M.H.I, yang memohon keberkahan atas ilmu yang telah dibagikan.
Masyarakat Ujung Teran menyambut positif kegiatan ini. Mereka mengaku sangat terbantu karena selama ini masih banyak di antara mereka yang belum memahami secara utuh tata cara pelaksanaan fardhu kifayah. Sejumlah tokoh masyarakat juga berharap agar program serupa terus berlanjut, sehingga generasi muda desa tidak kehilangan pemahaman dalam tradisi keagamaan. Dengan kegiatan pengabdian ini, Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai (INSAN) kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga hadir langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lap. Red

