SOLO, WAHANAINFO.COM— Tokoh muda Sumatera Utara, Lamhot Rotuah Saragih ST, berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Kamis 13 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Lamhot membahas agenda strategis terkait penguatan kemandirian pangan di Sumatera Utara.
Pertemuan itu menjadi momentum untuk menyampaikan berbagai potensi Sumatera Utara, khususnya di sektor pertanian dan pangan. Lamhot menilai Sumatera Utara memiliki sumber daya yang besar untuk dikembangkan menjadi salah satu daerah yang mampu memperkuat kemandirian pangan nasional.
Pada momen itu, Lamhot juga menyampaikan sejumlah gagasan mengenai pengembangan sektor pertanian yang melibatkan masyarakat dan petani sebagai pelaku utama. Menurutnya, kemandirian pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Saya menyampaikan kepada Bapak Jokowi mengenai potensi dan agenda kemandirian pangan di Sumatera Utara. Potensi daerah kita sangat besar dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Lamhot.
Pembahasan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan rencana kunjungan Jokowi ke Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung potensi serta kondisi sektor pertanian di daerah, sekaligus menindaklanjuti agenda yang sebelumnya disampaikan Lamhot Saragih.
Rencana kunjungan Jokowi ke Simalungun juga dinilai menjadi sinyal positif terhadap pengembangan sektor pangan dan pertanian di Sumatera Utara.
Lamhot mengatakan, Simalungun memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan dapat menjadi salah satu kawasan penting dalam penguatan kemandirian pangan di Sumatera Utara.
“Kita berharap kunjungan Pak Jokowi ke Simalungun nantinya dapat menjadi momentum untuk melihat langsung potensi yang ada sekaligus membicarakan langkah konkret dalam mendorong kemandirian pangan di Sumatera Utara,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan kemandirian pangan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, petani, dunia usaha, serta berbagai elemen daerah. Dengan kolaborasi tersebut, potensi pertanian Sumatera Utara diharapkan dapat dikembangkan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Kunjungan Lamhot Rotuah Saragih ke kediaman Jokowi di Solo sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong perhatian lebih besar terhadap agenda kemandirian pangan di Sumatera Utara.
Rencana kunjungan Jokowi ke Simalungun diharapkan dapat menjadi langkah lanjutan untuk merealisasikan pembahasan tersebut dalam bentuk program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (Jos)

