PEMATANGSIANTAR, Wahana Info — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia di Pematangsiantar diwarnai dengan aksi sportivitas yang membakar semangat. Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan 36/Harajaon Marpitu (Brigif TP 36/HM), Kolonel Inf. Sunardi, S.H., secara resmi menghelat Kejuaraan Karate Full Contact Antar Pelajar se-Kabupaten/Kota.
Ajang bergengsi memperebutkan Piala Komandan Brigif TP 36/HM ini dipusatkan di Aula Vihara Vidhya Maria Maittreya pada Minggu (27/9/2026). Ratusan pelajar dari berbagai sekolah tampak antusias turun ke gelanggang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di cabang olahraga bela diri tersebut.
Sinergi Nyata TNI dan Masyarakat
Kompetisi ini dirancang bukan sekadar ajang unjuk gigi mencari siapa yang terkuat. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi, mengasah kedisiplinan, serta mempererat ikatan kekeluargaan antara prajurit TNI dan masyarakat luas.
Kesuksesan acara ini turut didukung penuh oleh kolaborasi erat bersama FORKI, KONI Simalungun, serta mendapat apresiasi khusus dari Lee Vita Fannoto selaku Branch Chief International Karate Alliance Kyokushin Fight Academy. Langkah Brigif TP 36/HM dinilai berhasil merangkul generasi muda melalui jalur pembinaan prestasi olahraga.
Membangun Mental Juara Berjiwa Ksatria
Kolonel Inf. Sunardi menegaskan bahwa esensi utama dari kejuaraan ini adalah pembentukan karakter. Pihaknya ingin mencetak generasi masa depan yang tangguh, jujur, disiplin, serta memiliki mental ksatria yang berani menghadapi berbagai tantangan hidup.
- Pencarian Bibit Unggul: Menjaring atlet karate potensial daerah menuju tingkat yang lebih tinggi.
- Penguatan Karakter: Menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan semangat persatuan sejak dini.
- Kemanunggalan TNI: Membuktikan bahwa tema HUT TNI “PRIMA — Bersama Rakyat” diwujudkan lewat aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui deru semangat di arena pertarungan karate, perayaan HUT TNI ke-81 di Pematangsiantar membuktikan bahwa kehadiran militer tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga aktif merawat masa depan generasi bangsa dari akar rumput. (Tim)

