Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

GMNI Pematangsiantar Kritik Kinerja Walikota Wesly Silalahi ; Pematangsiantar Butuh Pemimpin yang Bertanggungjawab dan Hadir untuk Rakyat

by Wahanainfo.com
21 Juli 2025 | 19:54 WIB
in News, Daerah, Dunia, Nasional, Olahraga, Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo | Pematangsiantar – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pematangsiantar menyampaikan kritik keras terhadap Wali Kota Wesly Silalahi yang dinilai belum menunjukkan kinerja yang berarti sejak dilantik. GMNI menilai bahwa hingga kini, belum juga ada gebrakan nyata yang dilakukan Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk menjawab berbagai persoalan krusial di tengah masyarakat. Senin 21 Juli 2025

Ketua GMNI Cabang Pematangsiantar, Ronald Panjaitan, menyatakan bahwa kepemimpinan Wesly Silalahi masih terkesan pasif dan minim inovasi. “Kami melihat belum ada langkah konkret yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Program-program yang dijanjikan saat kampanye belum terealisasi secara nyata,” ujar Ronald dalam keterangannya,

Menurut GMNI, beberapa persoalan mendesak seperti pengangguran, kemacetan lalu lintas, buruknya infrastruktur, dan penataan ruang kota belum mendapat perhatian serius dari pemerintah kota di bawah kepemimpinan Wesly Silalahi. Bahkan, komunikasi publik yang dibangun oleh Wali Kota dinilai lemah dan tidak partisipatif.

“Sebagai pemimpin baru, seharusnya beliau tampil progresif, aktif turun ke lapangan, dan membangun dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan pemuda. Tapi sejauh ini, yang kami lihat justru sebaliknya: diam dan tidak jelas arah kebijakannya,” tambah Ronald.

GMNI mendesak agar Wali Kota segera mengambil langkah strategis dalam 100 hari kerja ke depan, serta mempublikasikan capaian atau rencana kerja yang terukur agar masyarakat dapat menilai langsung kinerjanya.

“Kami tidak ingin kota ini berjalan tanpa arah. Kami akan terus mengawal dan mengkritisi jalannya pemerintahan agar tidak melenceng dari semangat reformasi birokrasi dan kepentingan rakyat,” tegas Ronald.

Sebagai organisasi perjuangan yang berpihak pada kaum marhaen, GMNI Cabang Pematangsiantar menyatakan komitmennya untuk tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan memastikan pemerintah berjalan sesuai amanat konstitusi.

Ketua GMNI Cabang Pematangsiantar, Ronald Panjaitan, menyoroti sejumlah masalah klasik yang masih belum tertangani secara serius, antara lain:

1. *Kemacetan Lalu Lintas* – Penataan lalu lintas di pusat kota semakin semrawut, terutama di kawasan Simpang Dua, Jalan Merdeka, dan seputaran Parluasan. Kurangnya koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan tidak adanya solusi jangka panjang menyebabkan kemacetan terus berulang setiap hari.
2. *Banjir dan Drainase* – Setiap hujan deras, sejumlah wilayah di kota ini kembali digenangi air. Sistem drainase yang buruk dan kurangnya peremajaan saluran air menunjukkan lemahnya perencanaan dan perhatian terhadap persoalan lingkungan.
3. *Pengelolaan Sampah* – Masalah sampah masih menjadi momok, terutama di kawasan pasar tradisional seperti Pasar Horas dan Pasar Dwikora. Penumpukan sampah dan pengelolaan yang tidak profesional mencoreng wajah kota dan mengancam kesehatan masyarakat.
4. *Pengangguran dan Kesempatan Kerja* – Tingkat pengangguran di kalangan pemuda cukup tinggi, namun pemerintah kota belum memiliki program nyata untuk mendorong penciptaan lapangan kerja, terutama melalui UMKM, pelatihan keterampilan, atau menarik investasi yang berkelanjutan.
5. *Kesehatan dan Pendidikan* – Fasilitas pelayanan dasar seperti puskesmas dan sekolah masih banyak yang kurang optimal dari sisi pelayanan dan infrastruktur. Sementara itu, anggaran pendidikan dan kesehatan belum diarahkan secara efektif.
6. *Gedung IV Pasar Horas masih digantung* – Pasca kedatangan Gubernur Sumatera Utara, belum juga ada proges yang jelas juga Perlunya dialog yang masif teradap pedangang Pasar Horas.
7. *Minimnya Komunikasi Publik dan Transparansi*– Sejak menjabat, Wali Kota Wesly Silalahi belum pernah secara terbuka memaparkan roadmap pembangunan kota atau menyampaikan capaian program kerja secara transparan kepada masyarakat.

“Kita tidak melihat arah jelas pembangunan kota ini. Pemerintah seolah berjalan tanpa prioritas. Warga menanti perubahan, tapi yang datang justru kekecewaan,” ujar Ronald Panjaitan dalam keterangannya.

GMNI menilai bahwa kondisi ini menunjukkan lemahnya kepemimpinan dan komitmen politik untuk membenahi kota. Ronald menekankan bahwa GMNI tidak akan tinggal diam melihat stagnasi ini.

“Kami menyerukan kepada Wali Kota untuk segera menyampaikan laporan kinerja yang bisa diverifikasi publik. Jangan biarkan Pematangsiantar terjebak dalam gaya kepemimpinan yang pasif dan tanpa visi,” tegasnya.

GMNI juga mendorong agar Pemerintah Kota membuka ruang partisipasi publik secara luas, termasuk melibatkan kelompok mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil dalam penyusunan kebijakan strategis.

Sebagai organisasi perjuangan yang berdiri di atas nilai-nilai marhaenisme, GMNI Cabang Pematangsiantar menyatakan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan menyuarakan aspirasi rakyat secara kritis dan konstruktif.

Lap. Red

Berita Terbaru

Daerah

Laporan Pansus DPRD Dipertanyakan, HIMAPSI-SALING Bawa Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid ke Kejagung

28 September 2026 | 21:11 WIB
Daerah

DPC Jaguar Tactical Kabupaten Simalungun Hadiri Kejuaraan Karate Full Contact HUT TNI ke-81: Ketua DPC David Sibarani Bersama Jajaran Serahkan Piala kepada Pemenang

28 September 2026 | 19:21 WIB
Daerah

DPC Jaguar Tactical Pematangsiantar Hadiri Kejuaraan Karate Full Contact HUT TNI ke-81 di Brigif TP 36/HM Sekaligus Serahkan Piala kepada Juara

28 September 2026 | 19:02 WIB
Daerah

Rangkaian HUT TNI ke-81: Brigif TP 36/HM Wadahi Generasi Muda Lewat Kejuaraan Karate Full Contact

28 September 2026 | 18:49 WIB
Daerah

Haornas 2026: Pematangsiantar Tuan Rumah 3 Cabor Porprovsu

28 September 2026 | 11:07 WIB
Nasional

Ketua Dekranasda Ny Liswati Hadiri Kriyanusa Bersama Ny Selvi Gibran Rakabuming Raka

28 September 2026 | 11:02 WIB
Daerah

Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP, Tidak Ada Pengeroyokan

28 September 2026 | 10:58 WIB

Ucapan Selamat kepada Pemenang Pilkades Serentak khususnya Dikecamatan Karangbahagia kabupaten Bekasi ,

27 September 2026 | 07:12 WIB
Hukum

Ada Potensi Kerumunan Massa Eksekusi Hak Tanggungan di Sibolga Ditunda

25 September 2026 | 15:07 WIB
Daerah

Ketua TP PKK Ny Liswati Sambut Tim Evaluasi Lomba PHBS Tingkat Sumut di Kelurahan Pematang Marihat

25 September 2026 | 13:24 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Kota Pematangsiantar

25 September 2026 | 13:21 WIB
Daerah

TPID dan PD Pasar Horas Jaya Gelar Operasi Pasar Murah, Daging Ayam Ras Rp40 Ribu per Kg

25 September 2026 | 13:18 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus