Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Berawal Cekcok Main Biliar, Berujung 13 Tikaman

by wahanainfo.com
5 Desember 2025 | 23:52 WIB
in Head Line
ADVERTISEMENT

SIMALUNGUN, Wahanainfo.com– Berawal dari perselisihan giliran main biliar, akhirnya berujung maut. Edward Sembiring meninggal dunia setelah menerima 13 tikaman dari Dolmansen Sipayung. 

Fakta tersebut terungkap dengan jelas pada saat Polres Simalungun dan Kejari Simalungun, melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada 13 November 2025 lalu di Dolok Silau, Kabupaten Simalungun.

Rekonstruksi berlangsung pada Selasa, 2 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 WIB di halaman Kantor Sat Reskrim Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, melalui keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa tujuan rekonstruksi tersebut adalah mendapatkan gambaran lengkap kejadian dan untuk menguji kebenaran keterangan tersangka dan para saksi,” ujar Verry Purba.

Kepala Unit Jatanras, Iptu Ivan Roni Purba, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari kejadian di warung koperasi pada Kamis malam, 13 November 2025. Saat itu, sekitar pukul 20.00 WIB, tersangka Dolmansen Sipayung datang ke warung dan ikut main biliar bersama Rawalpen Sipayung, Lasmian Saragih, dan korban Edward Sembiring sambil minum tuak.

Kemudian masalah muncul pada pukul 22.30 WIB, ketika giliran Edward terlewat oleh Rawalpen. Saat itu Edward langsung marah.

“Kenapa kalian lewati giliranku? kayak jago-jago aja kalian,” ujar Edward. Kondisi tersebut membuat situasi mulai memanas dan terjadi adu mulut.

Adu mulut berlanjut hingga Edward mengatakan akan “melipat-lipat” Dolmansen, yang dijawab santai oleh tersangka dengan ucapan “Lipatlah nah”.

Situasi kemudian berubah ke fisik. Edward menendang Dolmansen tapi dielak, lalu Dolmansen balas menendang hingga Edward terjatuh. Beberapa orang langsung melerai dan menyuruh Dolmansen pulang,” ucap Iptu Ivan menceritakan kronologi kejadian.

Dolmansen sempat pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki sementara Edward melanjutkan minum tuak di warung. Namun beberapa saat kemudian, Edward permisi dari warung dan berjalan menuju rumah Dolmansen.

Sekitar 10 menit setelah tiba di rumah, Dolmansen keluar dan mendapati Edward sudah di depan rumahnya. Yang mengejutkan, Edward ternyata membawa pisau dan langsung menusuk tangan kiri Dolmansen. Alhasil Dolmansen membenturkan badannya hingga Edward terjatuh.

Dolmansen kemudian berlari masuk rumah dan mengambil pisau miliknya yang terselip di dinding. Setelah keluar, tersangka melancarkan serangan brutal. Total ada 13 tusukan: dada kiri 1 kali, rusuk 1 kali, dada kanan 2 kali, dada atas 4 kali, leher kanan 1 kali, dada kanan bawah 1 kali, dan pinggang belakang 3 kali.

Tersangka juga sempat meludahi korban sambil menikam pinggang belakangnya dan berkata “Biar mati kau”. “Setelah itu, Dolmansen memijak pinggang Edward dan meninggalkan tempat kejadian.

Tak lama kemudian, Rawalpen Sipayung bersama teman-temannya datang ke lokasi dan menemukan Edward dalam kondisi mengenaskan.

“Korban ditemukan telungkup berlumuran darah dengan banyak luka tusukan. Mereka langsung mengangkat Edward untuk dibawa ke Puskesmas Saran Padang, tapi nyawanya tidak tertolong,” ucap Iptu Ivan.

KBO Reskrim, Ipda Bilson Hutauruk, memberikan pesan penting kepada masyarakat.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga emosi dan sikap. Jangan biarkan masalah kecil berubah menjadi tragedi besar. Saling menghargai dan mengendalikan diri adalah kunci menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Ipda Bilson.

Kasus ini menjerat tersangka Dolmansen Sipayung dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Tersangka kini ditahan di Rutan Polres Simalungun menunggu proses persidangan.

Keluarga korban yang hadir dalam rekonstruksi tampak menyaksikan peragaan kejadian yang merenggut nyawa orang terkasih mereka. Sementara keluarga tersangka juga terlihat terpukul melihat anggota keluarganya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (Rel/Red)

Berita Terbaru

KETUM HIMA KRS APRESIASI KINERJA AKBP WELMAN FERI, S.I.K., M.I.K., UCAPKAN SELAMAT ATAS AMANAH BARU SEBAGAI WADIRRES SIBER POLDA SUMUT

4 November 2026 | 00:16 WIB
Head Line

Mahasiswa FKM USU Miftahussakdan Lakukan Riset Pengendalian Jentik Nyamuk untuk Mencegah DBD

3 November 2026 | 12:43 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Hadiri Penutupan Open Turnamen Voli Antar Klub se-Sumatera dan Turnamen Voli Antar Pelajar SMA se-Sumut

3 November 2026 | 11:24 WIB
Pendidikan

STT Siar Nauli Wisuda 39 Sarjana Sekaligus Rayakan Dies Natalis ke-13

2 November 2026 | 17:33 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Dinilai Sosok yang Dekat dengan Tokoh Lintas Agama dan Lintas Iman

2 November 2026 | 11:40 WIB
Daerah

Apel Kebangsaan GAMKI se-Sumut, Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi

1 November 2026 | 12:34 WIB
Investigasi

Besi Pancang Proyek Aek Siaili Tapteng Disorot

31 Oktober 2026 | 21:32 WIB
Daerah

Ada Penangkaran Walet di Siantar Utara, Warga Keberatan

31 Oktober 2026 | 13:49 WIB
Daerah

Melintas dari Basis Narkoba Bajigur Siantar, Pria Ini Diduga Dianiaya hingga Kepala Berdarah

31 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Kembali Raih Penghargaan Kategori Badan Publik Informatif Tahun 2026

30 Oktober 2026 | 22:46 WIB
Daerah

Perkuat Koordinasi dan Kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

30 Oktober 2026 | 22:42 WIB
Daerah

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

30 Oktober 2026 | 22:36 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus