wahanainfo.com | Sumatera Utara — Aliansi Mahasiswa Bersatu Sumatra Utara menyoroti pengelolaan anggaran pada Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2019 yang menjadi bahan kajian dan investigasi pihaknya. Minggu (23/08/2026)
Koordinator Aliansi Mahasiswa Bersatu Sumatra Utara, Rio, menyampaikan bahwa pihaknya mempertanyakan proses perencanaan, pelaksanaan, penggunaan, dan pertanggungjawaban anggaran tersebut serta meminta adanya penjelasan secara transparan.
“Kami tidak ingin melakukan penghakiman terhadap pihak tertentu. Kami hanya meminta agar pengelolaan anggaran tersebut dapat dijelaskan secara terbuka dan diverifikasi berdasarkan dokumen serta fakta yang sebenarnya,” ujar Rio.
Aliansi juga meminta agar pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran tersebut memberikan klarifikasi sesuai kapasitas dan kewenangannya.
PERMINTAAN ALIANSI :
1. Meminta Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan klarifikasi terkait pengelolaan anggaran Sekretariat Daerah Tahun Anggaran 2019.
2. Meminta proses perencanaan, pelaksanaan, realisasi, dan pertanggungjawaban anggaran diperiksa secara transparan.
3. Meminta aparat penegak hukum melakukan penelusuran apabila ditemukan indikasi pelanggaran berdasarkan bukti yang sah.
4. Meminta pemeriksaan dilakukan secara profesional, objektif, independen, dan sesuai peraturan perundang-undangan.
AKAN KAWAL HINGGA ADA KEJELASAN
Rio menegaskan bahwa Aliansi Mahasiswa Bersatu Sumatra Utara akan terus mengawal persoalan tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa.
“Kami akan mengawal persoalan ini secara konstitusional dan damai. Yang kami minta adalah transparansi, klarifikasi, dan kepastian bahwa pengelolaan uang rakyat dilakukan sesuai aturan,” tutup Rio.
#AFR

