https//wahanainfo .com, Karawang, – Demi untuk memulihkan perekonomian para petani untuk meningkatkan penghasilan para petani pemerintah telah menggelontorkan anggran, program Percepatan peningkatan tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) program perbaikan rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) namun sangat di sayangkan dari informasi yang kami dapatkan hasil investigasi di lapangan program P3A-TGAI tahun. 2026.di Desa solokan di Jadikan makanan empuk para Oknum Ketua P3A berikut jajaranya dan Oknum Aspirasi Dewan senilai 195.000 000.juta rupiah jadi ajang bancakan Oknum.
Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dari tiga titik di Desa solokan,kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang.
1 . Lamaran abadi jaya,
2. Solokan jaya makmur,
3 .Sri jaya makmur, ketiga titik proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.dan diduga dijadikan ajang bancakan. Minggu 12/7/2026.
Demi untuk mendapatkan informasi yang Lebih akurat awak media mendatangi dari tiga Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) salah satu oknum ketua Kelompok P3A mengatakan. sebenarnya kami ini lagi pusing bagaimana tidak pak, coba dari pagu anggatan yang kami terima Rp.195.000.000.juta rupiah.belum kan aspirator partai.itu berpariasi ada yang ngasih Rp20.000.000. juta rupiah ada juga yang ngasih 30.000.000. juta rupiah tergantung partainya jadi satu Desa ada tiga titik itu beda partai pak ucapnya dengan nada kecewa.
Hal tersebut dibenarkan oleh Petani Pemakai Air (P3A) mengakui adanya permintaan dana sebesar Rp20.000.000. juta rupiah dari pihak aspirator partai.dan itu benar adanya dan itu berpariasi tergantung partainya pengakuan tersebut disampaikan secara terang-terangan bukan hanya partai Desa pun sama ada yang ngasih 5 juta rupiah ada juga yang ngasih lebih. Katannya.
kualitas-kuantitas dipertanyakan pembangunan yang sudah dilaksanakan 80% tentang kualitas dan kuantitas, kubikasi pembelanjaan satuaan. Oknum ketua kelompok dirinya mengaku tidak tahu karna yang belanja bahan material itu bukan kami ujarnya.
Program yang sejatinya dikerjakan secara swakelola oleh petani setempat justru dialihkan secara ilegal kepada pihak ketiga (pemborong) untuk meraup keuntungan sepihak.
Dugaan korupsi pada Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) menjadi sorotan publik akibat maraknya praktik pemotongan anggaran dan monopoli oleh oknum tertentu. dana padat karya dari Kementerian Pekerjaan Umum ini kerap diselewengkan melalui berbagai modus operandi.
Penyelewengan pemotongan anggaran masuk kata gori pungli. Oknum aspirator dari partai, atau kades. menyunat dana yang seharusnya diterima langsung oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A TGAI dengan dalih fee koordinasi.
pengurangan volume
pekerjaan Spesifikasi teknis material dikurangi agar oknum dapat mengambil keuntungan pribadi, menyebabkan saluran irigasi cepat rusak.
( sgd ).
