Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Diduga Skandal Proyek P3-TGAI Di Tiga Titik Di Desa Solokan Senilai 195.000.000. Juta Rupiah Jadi Ajang Bancakan Oknum.

by Wahanainfo.com
13 Juli 2026 | 03:51 WIB
in Tak Berkategori
ADVERTISEMENT

https//wahanainfo .com, Karawang, – Demi untuk memulihkan perekonomian para petani untuk meningkatkan penghasilan para petani pemerintah telah menggelontorkan anggran, program Percepatan peningkatan tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) program perbaikan rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) namun sangat di sayangkan dari informasi yang kami dapatkan hasil investigasi di lapangan program P3A-TGAI tahun. 2026.di Desa solokan di Jadikan makanan empuk para Oknum Ketua P3A berikut jajaranya dan Oknum Aspirasi Dewan senilai 195.000 000.juta rupiah jadi ajang bancakan Oknum.

 

 

Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dari tiga titik di Desa solokan,kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang.

1 . Lamaran abadi jaya,

2. Solokan jaya makmur,

3 .Sri jaya makmur, ketiga titik proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.dan diduga dijadikan ajang bancakan. Minggu 12/7/2026.

 

 

Demi untuk mendapatkan informasi yang Lebih akurat awak media mendatangi dari tiga Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) salah satu oknum ketua Kelompok P3A mengatakan. sebenarnya kami ini lagi pusing bagaimana tidak pak, coba dari pagu anggatan yang kami terima Rp.195.000.000.juta rupiah.belum kan aspirator partai.itu berpariasi ada yang ngasih Rp20.000.000. juta rupiah ada juga yang ngasih 30.000.000. juta rupiah tergantung partainya jadi satu Desa ada tiga titik itu beda partai pak ucapnya dengan nada kecewa.

 

 

Hal tersebut dibenarkan oleh Petani Pemakai Air (P3A) mengakui adanya permintaan dana sebesar Rp20.000.000. juta rupiah dari pihak aspirator partai.dan itu benar adanya dan itu berpariasi tergantung partainya pengakuan tersebut disampaikan secara terang-terangan bukan hanya partai Desa pun sama ada yang ngasih 5 juta rupiah ada juga yang ngasih lebih. Katannya.

 

 

kualitas-kuantitas dipertanyakan pembangunan yang sudah dilaksanakan 80% tentang kualitas dan kuantitas, kubikasi pembelanjaan satuaan. Oknum ketua kelompok dirinya mengaku tidak tahu karna yang belanja bahan material itu bukan kami ujarnya.

 

 

 

Program yang sejatinya dikerjakan secara swakelola oleh petani setempat justru dialihkan secara ilegal kepada pihak ketiga (pemborong) untuk meraup keuntungan sepihak.

 

 

Dugaan korupsi pada Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) menjadi sorotan publik akibat maraknya praktik pemotongan anggaran dan monopoli oleh oknum tertentu. dana padat karya dari Kementerian Pekerjaan Umum ini kerap diselewengkan melalui berbagai modus operandi.

 

 

Penyelewengan pemotongan anggaran masuk kata gori  pungli. Oknum aspirator  dari partai, atau kades. menyunat dana yang seharusnya diterima langsung oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A TGAI dengan dalih fee koordinasi.

 

pengurangan volume

pekerjaan Spesifikasi teknis material dikurangi agar oknum dapat mengambil keuntungan pribadi, menyebabkan saluran irigasi cepat rusak.

 

 

( sgd     ).

Berita Terbaru

KETUM HIMA KRS APRESIASI KINERJA AKBP WELMAN FERI, S.I.K., M.I.K., UCAPKAN SELAMAT ATAS AMANAH BARU SEBAGAI WADIRRES SIBER POLDA SUMUT

4 November 2026 | 00:16 WIB
Head Line

Mahasiswa FKM USU Miftahussakdan Lakukan Riset Pengendalian Jentik Nyamuk untuk Mencegah DBD

3 November 2026 | 12:43 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Hadiri Penutupan Open Turnamen Voli Antar Klub se-Sumatera dan Turnamen Voli Antar Pelajar SMA se-Sumut

3 November 2026 | 11:24 WIB
Pendidikan

STT Siar Nauli Wisuda 39 Sarjana Sekaligus Rayakan Dies Natalis ke-13

2 November 2026 | 17:33 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Dinilai Sosok yang Dekat dengan Tokoh Lintas Agama dan Lintas Iman

2 November 2026 | 11:40 WIB
Daerah

Apel Kebangsaan GAMKI se-Sumut, Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi

1 November 2026 | 12:34 WIB
Investigasi

Besi Pancang Proyek Aek Siaili Tapteng Disorot

31 Oktober 2026 | 21:32 WIB
Daerah

Ada Penangkaran Walet di Siantar Utara, Warga Keberatan

31 Oktober 2026 | 13:49 WIB
Daerah

Melintas dari Basis Narkoba Bajigur Siantar, Pria Ini Diduga Dianiaya hingga Kepala Berdarah

31 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Kembali Raih Penghargaan Kategori Badan Publik Informatif Tahun 2026

30 Oktober 2026 | 22:46 WIB
Daerah

Perkuat Koordinasi dan Kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

30 Oktober 2026 | 22:42 WIB
Daerah

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

30 Oktober 2026 | 22:36 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus