WAHANAINFO.COM || SIBOLGA – Pimpinan DPRD Kota Sibolga, HM Jamil Z TM, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Cq Direktorat Sekolah Menengah Pertama, di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan kinerja Dinas Pendidikan Pemko Sibolga, terkait usulan proyek rehabilitasi sekolah yang mengalami kerusakan ringan hingga berat pasca banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga, 25 Nofember 2025, yang lalu.
HM Jamil Z TM menegaskan, pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen DPRD dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan di Kota Sibolga sekaligus mengukur keseriusan dan semangat kerja Dinas Pendidikan, dalam memperjuangkan perbaikan fasilitas belajar mengajar.
“Pengawasan kerja ini perlu kita lakukan dalam rangka dukungan pembangunan pendidikan Kota Sibolga dan mengukur semangat kerja Dinas Pendidikan,” ujarnya, Jum’at (27/2/2026).
Berdasarkan hasil diskusi dengan pejabat Direktorat Sekolah Menengah Pertama, disampaikan bahwa sejumlah sekolah di Kota Sibolga telah diusulkan untuk mendapatkan penanganan rehabilitasi, dengan rincian, SMP Negeri 2 rusak ringan, SMP Negeri 5 rusak ringan, SMP Negeri 6 rusak ringan, SMP Negeri 8 rusak berat dan SMP Bunayya Sibolga masih dalam proses pengusulan.
Untuk penanganan SMP Negeri 8 Sibolga yang mengalami kerusakan berat, direncanakan akan dikerjakan oleh Kodam I/Bukit Barisan.
Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Sibolga yang membidangi pendidikan bersama Dinas Pendidikan diminta segera membangun komunikasi intensif dengan pihak TNI, agar proses pembangunan kembali SMP Negeri 8 dapat segera direalisasikan.
Langkah percepatan ini dinilai sangat penting agar para siswa dapat kembali menempati gedung sekolah yang layak dan nyaman, untuk menunjang proses belajar mengajar.
HM Jamil Z TM berharap seluruh pihak dapat bersinergi demi masa depan pendidikan di Kota Sibolga, sehingga anak-anak didik tidak terlalu lama terdampak akibat kerusakan fasilitas pascabencana.
“Harapan kita, pembangunan bisa segera dilaksanakan agar anak-anak dapat kembali menuntut ilmu di gedung baru SMP Negeri 8 dengan aman dan nyaman,” tutupnya. (Sorakhmat)

