
WAHANAINFO.COM || TAPTENG – Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Wilayah Sumatera Utara, Rudy Chairuriza Tanjung, menyalurkan bantuan sekaligus membuka dapur umum untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pangan, perlengkapan harian, selimut, serta makanan siap saji yang diprioritaskan untuk warga lansia, anak-anak, dan ibu rumah tangga.
Selain penyaluran bantuan, JPKP juga membuka dapur umum di beberapa titik terdampak, untuk memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat dapat terpenuhi.
Menurut Rudy Chairuriza Tanjung, pendirian dapur umum dilakukan sebagai Reaksi Cepat Tanggap (RCT) merespons kondisi darurat usai banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk melayani dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban langsung hingga terdampak. Dapur umum ini akan beroperasi selama 1 (satu) minggu kedepan,” ujar Rudy, saat meninjau lokasi dapur umum, di Pasar Baru, Kelurahan Sibuluan I, Kecamatan Pandan, minggu (7/12/2025).
Rudy yang didampngi oleh Korwil Pantai Barat Chris Andries, Ketua JPKP Tapteng Rimember Marpaung, Ketua investigasi JPKP Kota Sibolga Bonaparte Sirait menjelaskan, bantuan ini berasal dari donasi Internal Pengurus serta Sahabat JPKP.
“Semua bantuan yang telah kita salurkan, berasal dari donasi internal Pengurus JPKP serta sahabat JPKP yang diantaranya Organisasi INTI (Perhimpunan Tionghoa Indonesia) Sumatera Utara, Smart Energi.SG dan Komjen Singapura di Kota Medan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh relawan, perangkat daerah, serta masyarakat yang terlibat dalam proses evakuasi dan pemulihan pasca bencana.
Rudy berharap pemerintah daerah dan lembaga terkait dapat bergerak bersama memastikan ketersediaan logistik serta mempercepat proses normalisasi infrastruktur.
“Kehadiran kami disini bukan untuk menjadi saingan Pemerintah kabupaten Tapteng dan kota Sibolga, namun membantu dan mendukung Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah maupun Kota Sibolga, guna mempercepat proses masa pemulihan pasca bencana,” tegas Rudy.
Sementara itu, sejumlah warga mengaku sangat terbantu dan terharu dengan kehadiran dapur umum JPKP, mengingat sebagian besar rumah mereka masih terendam banjir dan akses ke bahan pangan terbatas.
Abdullah Harahap (57), warga Pasar Baru, Kelurahan Sibuluan I, Kecamatan Pandan, mengucapkan terimakasih atas Reaksi Cepat Tanggap (RCT) JPKP Sumut yang mendirikan dapur umum (DP).
“Sampai saat ini, sebagian besar rumah kami masih terendam banjir dan peralatan dapur hanyut terbawa banjir. Pembukaan dapur umum ini, sangat berarti bagi ratusan warga yang ada disini,” ucap Abdullah Harahap, sambil meneteskan air mata.
Hingga berita ini diturunkan, relawan JPKP terus melakukan pemantauan situasi di lapangan serta bersiaga untuk menyalurkan bantuan lanjutan apabila dibutuhkan. (Sorakhmat)
No Result
View All Result