
WAHANAINFO.COM || SIBOLGA – Penumpang Kapal KMP Jatra II bernama JM (48), warga Desa Parsoburan, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, meskipun sempat dievakuasi setelah melompat kelaut untuk mendapatkan pertolongan medis, namun takdir berkata lain.
Insiden itu terjadi, pada saat kapal KMP Jatra II tengah memasuki alur Pelabuhan Pelindo Sibolga pada posisi 01°43.091’ N, 98°45.315’ E, di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (25/10/2025), pada pukul 08:05 Wib.
Menurut saksi yang melihat kejadian itu bernama Asmari Batubara (63) mengatakan, korban melompat ke laut dengan menaiki pagar pembatas.
“Korban melompat ke laut setelah sebelumnya menaiki pagar pembatas. Melihat kejadian itu, kemudian saya laporkan kepada ABK kapal,” katanya.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menuturkan, pihaknya mengetahui insiden tersebut berdasarkan laporan penumpang lainnya, yang menyampaikan bahwa salah satu penumpang melompat ke laut dengan menaiki pagar pembatas.
Mendapat laporan tersebut, kemudian awak kapal segera melakukan langkah penanganan darurat, dengan membuka rampdoor haluan kapal untuk melakukan proses evakuasi.
“ABK Jatra 2 melakukan prosedur penanganan orang jatuh kelaut. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya ABK berhasil menemukan korban dan melakukan evakuasi keatas kapal Jatra 2,” tuturnya.
Shelvy Arifin menjelaskan, tak berselang lama setelah korban ditemukan, TNI AL datang memberikan bantuan berupa peralatan penyelamatan di lokasi kejadian.
“Sekitar pukul 08.29 WIB, JM (korban) berhasil dievakuasi, kemudian dibawa menuju pelabuhan menggunakan boat TNI AL untuk penanganan medis lebih lanjut di rumah sakit,” jelasnya.
Shelvy mengungkapkan, ASDP bersama TNI AL, kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya, telah melakukan seluruh langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku, untuk menyelamatkan korban.
“Namun takdir berkehendak lain, dengan rasa duka cita yang mendalam, kami sampaikan bahwa penumpang, yang melompat dan terjatuh ke laut dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Shelvy Arifin, dengan nada sendu.
Atas kejadian tersebut, Shelvy Arifin mewakili PT ASDP Indonesia Ferry, menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga korban.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” sambung Shelvy.
Menurut informasi yang dihimpun awak media, perwakilan keluarga korban telah tiba di Pelabuhan Pelindo Sibolga atas nama Jogi Pasaribu (26), yang merupakan adik ipar kandung korban.
Malam ini Jenazah korban akan dibawa pulang ke kampung halaman di Parsoburan, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, untuk kemudian diserahkan sepenuhnya oleh ASDP kepada pihak keluarga korban.
Hingga berita ini diterbitkan, ASDP terus berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk memastikan penanganan lebih lanjut berjalan dengan baik. (Sorakhmat)