Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Cabai Merah Sumbang Inflasi di Kota Pematangsiantar, YoY Kedua Tertinggi di Sumut

by Wahanainfo.com
17 Oktober 2025 | 21:30 WIB
in News, Daerah, Pertanian, Regional
ADVERTISEMENT

Wahanainfo | Pematangsiantar,- Harga cabai merah menjadi penyumbang utama tingginya inflasi di Kota Pematangsiantar periode September 2025. Untuk inflasi month to month (mtm) Kota Pematangsiantar mengalami inflasi 0,47 persen. Sedangkan year on year (yoy) inflasinya cukup tinggi, 5,84 persen, yang menjadi tertinggi kedua di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) setelah Kabupaten Deliserdang, yakni 6,81 persen.

Untuk inflasi Provinsi Sumut pada bulan yang sama 0,65 persen (mtm) dan 5,32 persen (yoy). Sementara inflasi nasional tercatat lebih rendah, yakni 0,21 persen (mtm) dan 2,65 persen (yoy).

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, Jumat (17/10/2025) menerangkan inflasi Kota Pematangsiantar dipengaruhi kenaikan harga cabai merah (0,50 persen), emas perhiasan (0,09 persen), dan cabai hijau (0,07 persen).
“Pada bulan September ini telah melewati periode waktu panen, khususnya di wilayah sentra produksi seperti Simalungun, Karo, dan Batubara. Kombinasi faktor cuaca, biaya produksi, dan ketidakseimbangan pasokan-permintaan menjadi pemicu utama inflasi,” terang Sari.

Menurut Sari, cabai merah memengaruhi inflasi karena harganya yang fluktuatif dan sensitif terhadap cuaca buruk yang menyebabkan pasokan berkurang, biaya transportasi yang meningkat, dan distribusi yang tidak lancar. Kenaikan harga cabai menjadi pemicu utama inflasi, terutama pada kelompok bahan makanan, karena cabai merupakan komoditas pokok yang penting bagi sebagian besar masyarakat.

Untuk menekan laju inflasi, lanjut Sari, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di setiap kecamatan. Di pasar murah dan GPM, selain menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir, juga ada cabai merah.

“Cabai merah sebagai komoditi yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Kota Pematangsiantar tentunya menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama TPID,” sebut Sari.

Sari berharap, di bulan Oktober ini, inflasi Kota Pematangsiantar bisa terkendali seiring turunnya harga cabai merah

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn di sela-sela acara peringatan Hari Pangan Sedunia di Lapangan Adam Malik, Kamis (16/20/2025) mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam berbagai tanaman, termasuk cabai merah. Hal ini, katanya, paling tidak bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga. Apalagi harga cabai merah terus mengalami fluktuasi.

Dirinya sendiri, telah berupaya memanfaatkan pekarangan rumah dinas wali kota di Jalan MH Sitorus Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, dengan menanam berbagai tanaman pangan, termasuk cabai merah, jeruk kesturi, dan lainnya.

“Terbukti, cabai merah tumbuh subur dan sudah bisa dipanen. Bisa dilihat langsung ke rumah. Jadi, mari kita manfaatkan pekarangan untuk menanam berbagai tanaman pangan,” katanya.

Wesly juga menyambut baik kegiatan Lomba Memasak Menggunakan Pasta Cabai sebagai rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia.

“Sudah ada cabai dalam bentuk pasta. Ini upaya menyimpan cabai untuk jangka waktu lebih lama dibandingkan menyimpan cabai segar. Semoga pasta cabai bisa mengurangi ketergantungan masyarakat menggunakan dan mengonsumsi cabai segar,” tukas Wesly. (*)

Tags: harga cabaisiantarsumutWalikota SiantarWesly Silalahi

Berita Terbaru

KETUM HIMA KRS APRESIASI KINERJA AKBP WELMAN FERI, S.I.K., M.I.K., UCAPKAN SELAMAT ATAS AMANAH BARU SEBAGAI WADIRRES SIBER POLDA SUMUT

4 November 2026 | 00:16 WIB
Head Line

Mahasiswa FKM USU Miftahussakdan Lakukan Riset Pengendalian Jentik Nyamuk untuk Mencegah DBD

3 November 2026 | 12:43 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Hadiri Penutupan Open Turnamen Voli Antar Klub se-Sumatera dan Turnamen Voli Antar Pelajar SMA se-Sumut

3 November 2026 | 11:24 WIB
Pendidikan

STT Siar Nauli Wisuda 39 Sarjana Sekaligus Rayakan Dies Natalis ke-13

2 November 2026 | 17:33 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Dinilai Sosok yang Dekat dengan Tokoh Lintas Agama dan Lintas Iman

2 November 2026 | 11:40 WIB
Daerah

Apel Kebangsaan GAMKI se-Sumut, Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi

1 November 2026 | 12:34 WIB
Investigasi

Besi Pancang Proyek Aek Siaili Tapteng Disorot

31 Oktober 2026 | 21:32 WIB
Daerah

Ada Penangkaran Walet di Siantar Utara, Warga Keberatan

31 Oktober 2026 | 13:49 WIB
Daerah

Melintas dari Basis Narkoba Bajigur Siantar, Pria Ini Diduga Dianiaya hingga Kepala Berdarah

31 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Kembali Raih Penghargaan Kategori Badan Publik Informatif Tahun 2026

30 Oktober 2026 | 22:46 WIB
Daerah

Perkuat Koordinasi dan Kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

30 Oktober 2026 | 22:42 WIB
Daerah

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

30 Oktober 2026 | 22:36 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus