Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
Masyarakat Pokan Baru saat adu argumentasi dengan Polres Simalungun

Masyarakat Pokan Baru saat adu argumentasi dengan Polres Simalungun

Masyarakat Hutabayu Raja Geram, Polres Simalungun Dituding Memihak Mafia Tanah

by wahanainfo.com
26 Juni 2025 | 17:59 WIB
in Head Line
ADVERTISEMENT

SIMALUNGUN- Ratusan masyarakat di Nagori Pokan Baru, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun menuding Polres Simalungun berpihak kepada seorang mafia tanah. Tudingan ini mencuat saat polisi turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi setempat pada Kamis 26 Juni 2025.

Olah TKP ini merupakan tindak lanjut atas laporan seseorang yang dituduh masyarakat sebagai mafia tanah bernama Barita Dolok Saribu, yang melaporkan masyarakat setempat atas dugaan pencurian buah kelapa sawit.

“Barita Doloksaribu tidak punya tanah di sini. Kok bisa pulak orang bapak turun ke sini mau olah TKP? Apa dasarnya?,” ujar Helarius Gultom, masyarakat setempat, diamini masyarakat lainnya.

Masyarakat kemudian meminta pihak kepolisian supaya menghadirkan Barita Doloksaribu selaku pelapor jika ingin melakukan cek TKP. Hal itu untuk memperjelas apakah memang yang bersangkutan mampu menunjukkan lokasi tanahnya.

“Silahkan hadirkan si Barita, beranikah dia menunjukkan dimana lokasi tanahnya di sini. Dia tidak pernah punya tanah di sini,” timpal warga lainnya.

Mendengar pernyataan itu, kepolisian menanyakan apakah masyarakat bersedia menjamini keamanan pelapor jika dihadirkan di lokasi.

Mendapati pertanyaan ini, masyarakat dengan tegas menyatakan tidak bisa menjamin keamanannya, mengingat tindakan Barita Doloksaribu yang selama ini menurut mereka selalu melakukan intimidasi dan kriminalalisasi melalui aparat penegak hukum.

Selain itu, masyarakat juga menilai bahwa langkah kepolisian yang membawa sejumlah petugas dianggap telah menunjukkan keberpihakan kepada pelapor. Kemudian sikap kepolisian yang dengan mudah menerima dan menindaklanjuti laporan dimaksud diklaim masyarakat sebagai fakta yang memperkuat tudingan tersebut.

“Apa dasar dia membuat laporan? Sementara yang menanam, merawat dan memanen tanaman itu adalah kami. Kami juga yang menguasai tanah ini secara turun-temurun dari nenek moyang kami. Orang bapak tindaklanjuti pulak. Ini sudah tidak masuk akal,” jelas Helarius.

“Polri itu milik masyarakat, bukan milik mafia tanah,” sahut warga lainnya menyerukan.

Menanggapi hal itu, Kanit Tipiter Polres Simalungun Iptu Ivan Roni Purba mengatakan bahwa pihaknya tidak ada berpihak kepada pelapor. Namun, sesuai prosedur harus terlebih dahulu mendengarkan keterangan dari pelapor.

“Terkait status kepemilikan tanah dan keterangan dari pihak bapak nanti akan kami minta juga. Jadi untuk pertama kami ambil keterangan sepihak dulu. Nanti akan ada tindaklanjut mengambil keterangan orang bapak,” ujar Ivan.

Pada saat itu, terjadi perdebatan dan silang pendapat antara masyarakat dengan pihak kepolisian.

Menyikapi hal itu, Pangulu Pokan Baru, Jefri Gultom angkat bicara. Jefri menyarankan kepada pihak kepolisian agar terlebih dahulu mempelajari permasalahan tanah tersebut sebelum melakukan penanganan. Pasalnya, berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2019 dinyatakan bahwa saudara Barita Doloksaribu merupakan pihak yang kalah dalam gugatan tersebut.

“Itu artinya, kalaupun ada surat dia, itu sudah gugur demi hukum setelah keluarnya putusan MA. Jadi kalau saya sendiri ditanya selaku pemerintah, dimanalah tanah Barita Doloksaribu disini? Saya juga bingung yang mana tanahnya disini. Dia tidak pernah kesini dan setahu saya dia tidak punya tanah disini,” jelas Jefri Gultom.

Atas penjelasan Pangulu, kemudian salah seorang penyidik Tipiter, Josua Siagian meminta data tentang putusan Mahkamah Agung dan data terkait lainnya, agar pihak kepolisian dapat mempelajari dan mendalaminya terlebih dahulu. (Jos)

Berita Terbaru

KETUM HIMA KRS APRESIASI KINERJA AKBP WELMAN FERI, S.I.K., M.I.K., UCAPKAN SELAMAT ATAS AMANAH BARU SEBAGAI WADIRRES SIBER POLDA SUMUT

4 November 2026 | 00:16 WIB
Head Line

Mahasiswa FKM USU Miftahussakdan Lakukan Riset Pengendalian Jentik Nyamuk untuk Mencegah DBD

3 November 2026 | 12:43 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Hadiri Penutupan Open Turnamen Voli Antar Klub se-Sumatera dan Turnamen Voli Antar Pelajar SMA se-Sumut

3 November 2026 | 11:24 WIB
Pendidikan

STT Siar Nauli Wisuda 39 Sarjana Sekaligus Rayakan Dies Natalis ke-13

2 November 2026 | 17:33 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Dinilai Sosok yang Dekat dengan Tokoh Lintas Agama dan Lintas Iman

2 November 2026 | 11:40 WIB
Daerah

Apel Kebangsaan GAMKI se-Sumut, Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi

1 November 2026 | 12:34 WIB
Investigasi

Besi Pancang Proyek Aek Siaili Tapteng Disorot

31 Oktober 2026 | 21:32 WIB
Daerah

Ada Penangkaran Walet di Siantar Utara, Warga Keberatan

31 Oktober 2026 | 13:49 WIB
Daerah

Melintas dari Basis Narkoba Bajigur Siantar, Pria Ini Diduga Dianiaya hingga Kepala Berdarah

31 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Kembali Raih Penghargaan Kategori Badan Publik Informatif Tahun 2026

30 Oktober 2026 | 22:46 WIB
Daerah

Perkuat Koordinasi dan Kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

30 Oktober 2026 | 22:42 WIB
Daerah

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

30 Oktober 2026 | 22:36 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus