Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Diduga terlibat dalam kasus Amoral dan Korupsi, Forum Aktivis Anti-korupsi (Fanatik) akan lakukan UNRAS didepan Kemenag RI

by Wahanainfo.com
22 Juni 2024 | 22:30 WIB
in News, Nasional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo | Jakarta – Diketahui bahwa ada dugaan Amoral dan Korupsi yang dilakukan oleh Kakanwil Agama Maluku, MY, di Ambon, Kamis, (06/06/2024). Dengan demikian maka Forum Aktivis Anti-korupsi (Fanatik) memandang perlu untuk merespon dan mengawal proses penegakan hukum dalam kasus tersebut. Sabtu 22 Juni 2024.

Rizky Kabalmay selaku Koordinator Aksi menyatakan bahwa sebagai bagian dari masyarakat Maluku yang ada di Ibu Kota, maka saya memandang bahwasanya ijin proses penegakan hukum harus dikawal tanpa pandang bulu sehingga hal serupa tidak terjadi dikemudian hari.

“Kami akan melakukan Aksi Unjuk Rasa pada Rabu mendatang untuk memastikan bahwa Kakanwil Agama Maluku, H Yamin, S.Ag, M.Pd, dicopot dari jabatannya karena tidak mencerminkan nilai-nilai Keagamaan.” Tegas Rizky Kabalmay.

Adapun issue terkait kasus tersebut yang pertama, kasus dugaan korupsi penerimaan gratifikasi Proyek Pembangunan/Revitalisasi Asrama Haji Waeheru senilai Rp. 27 miliar. Hal tersebut diketahui dari pengakuan kontraktor berikan Rp 350 juta kepada MY. Pengakuan ini bisa jadi bukti awal yang kuat, untuk dilakukan pengusutan. Apalagi MY selaku Kanwil Agama telah dilaporkan ke Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI di Jakarta dan sudah dilakukan pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Hanya saja, kasusnya tidak tuntas.

Oleh sebab itu maka kasus ini perlu diusut tuntas dengan mendapatkan atensi serius dari KPK. Tentu KPK sebagai lembaga anti rasuah menjadi penting sehingga pelaku-pelaku korup bisa jerah dan tidak lagi merusak Lembaga Kementrian Agama

Yang kedua, terkait kasus Amoral yang dilakukan oleh MY, dimana ada dugaan perselingkuhan dirinya dengan seorang pengawainya. Maka menyikapi persoalan ini tentu Kementrian Agama RI, harus mengambil sikap tegas. Ironisnya, sejauh ini isu tersebut terkesan dibiarkan bergulir tanpa ada klarifikasi dari pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut.

Kami Forum Aktivis Anti-korupsi (Fanatik) akan melakukan aksi unjuk rasa pada Rabu mendatang, tepatnya Rabu, 26 Juni 2024, dengan tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak kepada Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, untuk segera memecat Kakanwil Agama Maluku, H Yamin, S.Ag, M.Pd, karena telah diduga kuat melakukan korupsi penerimaan gratifikasi Proyek Pembangunan/Revitalisasi Asrama Haji Waeheru senilai Rp. 27 miliar, dan juga telah melakukan tindakan amoral yang merusak nilai keagamaan dan menyakiti hati umat.

2. Mendesak kepada Kementerian Agama untuk melakukan Investasi dan menindaklanjuti kasus korupsi dan amoral yang terjadi di Kanwil Agama Maluku, Ambon, yang dilakukan oleh MY.

3. Mendesak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil dan memeriksa Kakanwil Agama Maluku, H Yamin, S.Ag, M.Pd atas dugaan kasus korupsi senilai Rp. 27 Miliar.

4. Mendesak kepada Kakanwil Agama Maluku, H Yamin, S.Ag, M.Pd, untuk segera mundur dari jabatannya dan mengklarifikasi kepada publik serta meminta maaf atas tindakan yang telah menciderai nama lembaga keagamaan demi menjaga nama baik lembaga dari kesan dan prasangka negatif atas isu korupsi dan amoral yang telah dilakukannya. Tutup Riski kabalmay

(Lap. Jan)

Tags: #fanatik

Berita Terbaru

Daerah

Wali Kota Wesly Diwakili Wakil Wali Kota Herlina Pelantikan Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar

26 Agustus 2026 | 11:16 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly dan Forkopimda Serahkan Hadiah kepada Pemenang Fun Run dan Pekan Olahraga Merah Putih

26 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Tim Penasihat Hukum LS Ajukan Nota Perlawanan terhadap Dakwaan JPU Kejari Labuhanbatu

25 Agustus 2026 | 13:06 WIB

IESPA Tebing Tinggi Dukung Turnamen Mobile Legends DPK KNPI Bajenis, Peter Munthe: Wadah Positif Bagi Talenta Muda

25 Agustus 2026 | 12:55 WIB
Daerah

Lomba Mancing Bareng Wali Kota Wesly, Ketua TP PKK Ny Liswati Raih Juara 4

25 Agustus 2026 | 11:52 WIB
Daerah

Disdamkarmat Pematangsiantar Padamkan Kebakaran Sejumlah Ruko di Jalan Bandung

25 Agustus 2026 | 11:42 WIB
Pendidikan

Pemko Pematangsiantar-Politeknik Penerbangan Medan Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

25 Agustus 2026 | 11:38 WIB
Budaya

Kapolres Siantar Akan Lebih Hormati dan Perhatikan Adat Simalungun

25 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Berhasil Bawa Kemajuan, Sapruddin Purba Didorong Kembali Nahkodai GPA Simalungun

24 Agustus 2026 | 13:03 WIB
Regional

Selamat! Bonauli Rajagukguk Jabat Ketua Karang Taruna Sumut

23 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Aliansi Mahasiswa Bersatu Sumatra Utara Soroti Pengelolaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan Tahun 2019

23 Agustus 2026 | 00:04 WIB
Daerah

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Fakultas Agama Islam UMA

22 Agustus 2026 | 16:32 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus