Wahanainfo | Asahan, Di tengah gencarnya kritik dari salah satu organisasi pemuda yang menuding adanya ketidakberesan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan Kementerian Agama Asahan, Said Ibnu Rulian Ahmad tampil memberikan penilaian berbeda. Senin 17 November 2025
Said menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan indikasi penyimpangan dalam mekanisme transparansi penggunaan dana BOS tersebut. Menurutnya, Kemenag Asahan telah menjalankan prosedur sesuai regulasi yang berlaku.
“Saya tidak melihat adanya kesalahan dalam transparansi penggunaan dana BOS. Semua laporan, mekanisme, dan pertanggungjawaban telah dijalankan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Pernyataan Said sekaligus menjadi bantahan terhadap serangan organisasi pemuda yang dalam beberapa hari terakhir mengkritik keras Kemenag Asahan. Ia menilai tuduhan tersebut lebih bersifat opini dan tidak disertai data yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau ada pihak yang menuding, seharusnya membawa bukti, bukan sekadar membuat kegaduhan,” tambahnya.
Beliau Menambahkan jangan karena sentimen pribadi timbul asumsi asumsi yang menjadi kegaduhan di masyarakat. Seharusnya sebagai generasi muda harus bisa membangun peradaban di abad ke 21 saat ini. Tegasnya.
Lap. Red

