wahanainfo.com | Paluta – Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan sains (ITS) Padang Lawas Utara (Paluta) melaksanakan kegiatan edukasi tentang bullying (perundungan) di Pondok Pesantren Salafiyah Islamiyah, Desa Padang Bujur, Kecamatan Padang Bolak Julu,Kabupaten Padang Lawas Utara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN kelompok 5 yang terdiri dari ketua Febri Arianto Siregar dan anggota Wildan hamid harahap,Juni hartati harahap, Aminah harahap, Sariah rahmadani, Indra ahmadi hasibuan, terhadap pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan. Rabu 5 Agustus 2026
Kegiatan edukasi tersebut diikuti oleh para santri Pondok Pesantren Salafiyah Islamiyah Padang Bujur. Dalam kegiatan ini, Ketua KKN Febri Arianto Siregar memberikan pemahaman kepada para santri mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapi bullying di lingkungan sekolah maupun pesantren.
Materi disampaikan secara interaktif agar para santri lebih mudah memahami persoalan bullying yang sering terjadi di lingkungan pergaulan. Febri dan kelompok KKN juga mengajak para santri untuk membangun sikap saling menghargai, menjaga ucapan dan perilaku, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merendahkan orang lain.
Selain memberikan pemahaman mengenai dampak bullying terhadap korban, Febri juga menekankan pentingnya keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan kepada guru, ustaz/ustazah, pengasuh pesantren, maupun pihak yang dipercaya apabila melihat atau mengalami tindakan bullying.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para santri bahwa bullying bukanlah sebuah candaan yang dapat dianggap sepele. Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang baik, dihargai, dan merasa aman di lingkungan pendidikan,” ujar Febri.
#ran

