Ket : Gedung PPKS Marihat dan Surat JAMAN Simalungun
Simalungun,- Jaringan Kemandirian Nasional Kabupaten Simalungun (DPK JAMAN SIMAlUNGUN) mendesak PT. Riset Perkebunan Nusantara (PT. RPN) dan Pengelola PPKS Unit Marihat membuka data Produksi,Sertifikasi,pemusnahan,Penyaluran benih kelapa sawit serta mendalami dugaan permainan jual beli benih sawit yang di duga tanpa melalui jalur resmi.
Hal tersebut disampaikan ketua JAMAN Simalungun, Johannes sakti sembiring, kepada redaksi Wahana Info pada hari Selasa, (12/10/2026).
Disampaikan nya permintaan tersebut atas dugaan kecurigaan dan temuan JAMAN dilapangan terkait banyak nya benih yang diduga bersumber dari PPKS Unit Marihat yang kurang baik kualitas nya.
” Ada temuan kita, bahwa bibit yang bersumber dari PPKS akhir-akhir ini kurang baik kualitas nya, kita menduga ada permainan atau ada oknum-oknum yang dengan sengaja menggunakan nama PPKS Marihat hal ini tentunya perlu di telusuri kebenaran nya agar tidak merugikan semua pihak,”.ujar nya
Ditambahkan nya, bahwa JAMAN secara resmi sudah bersurat ke PT. RPN dan PPKS Unit Marihat dengan surat Nomor : 023/JAMAN/Sml/LP/X/2026 dengan harapan agar semua informasi yang dimintai agar diberikan secara tertulis oleh Pihak PT.RPN
“Harapan kita surat dibalas secara tertulis dan informasi yang kita minta diberikan secara jelas,” ujar Johannes.
Terpisah Sandi Lubis dari Pihak PPKS Marihat Ketika dimintai tanggapan nya pada hari Rabu (14/10/2026). Terkait surat JAMAN belum memberikan keterangan.(APR)