Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan penjelasan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan penjelasan

Ganjar Pranowo Minta Pusat Tak Tergesa-gesa Hapus Honorer: Kita Butuh Duduk Bareng

by wahanainfo.com
13 September 2022 | 16:43 WIB
in News, Nasional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menaruh perhatian khusus terhadap nasib honorer pasca keputusan pemerintah yang akan menghapus tenaga honorer pada 2023.

Ganjar mendorong pemerintah pusat mengkaji ulang keputusan itu, dengan memperhatikan nasib tenaga honorer yang telah lama mengabdi dan memiliki skill kompeten.

Ganjar mengatakan, aturan penghapusan tenaga honorer dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dinilai tergesa-gesa. Sebab, faktanya tenaga kontrak sangat dibutuhkan karena kurangnya pegawai.

“Maka saran saya keputusan itu untuk bisa di-review dulu,” ujar dia usai menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR RI masa persidangan I tahun 2022-2023 dalam rangka pengawasan terhadap tenaga kerja honorer, Senin (12/9).

Bahkan, Ganjar mengakui telah menghubungi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang baru, Azwar Anas. Kepada Azwar Anas, Ganjar menyampaikan tiga hal terkait persoalan honorer dan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian khusus (PPPK).

“Saat dilantik (pelantikan Menteri Azwar Anas, Red) saya WA, selamat Pak Anas ada PR-PR penting. Satu, kita selesaikan soal honorer, dalam konteks otonomi daerah dan kebutuhan. Maka kita bisa sharing. Saya sampaikan terkait dengan honorer ini rasanya kita butuh duduk bareng,” tutur Ganjar.

Dia juga menyampaikan agar Kemenpan RB mengubah metode perekrutan PPPK. Tidak lagi mengandalkan tes potensi akademik semata. Tapi memaksimalkan skill sesuai dengan formasi. Hal ini juga sebagai upaya memberikan kesempatan bagi tenaga honorer untuk bisa bersaing dalam tes seleksi PPPK.

“Khususnya untuk menyelesaikan honorer ini, saya minta supaya tolong yang punya pengalaman sudah puluhan tahun, belasan tahun, testingnya diubah. Tidak lagi menggunakan model testing potensi akademis, tapi betul-betul skill. Maka kami yang di provinsi sudah lakukan itu,” ujarnya.

Kemudian, selain soal honorer, Ganjar pun menyampaikan permintaan khusus kepada menpan RB yang baru agar benar-benar berpihak kepada aparatur sipil negara (ASN). Terutama terkait reward kepada ASN yang berprestasi dalam kinerja. Serta kesempatan bagi mereka untuk menduduki jabatan tertinggi.

Sebaliknya, bagi ASN yang melakukan pelanggaran juga diterapkan punishment secara tegas. Bahkan, tak perlu ragu-ragu untuk melakukan pemecatan.

“Untuk ASN-ASN yang bagus semestinya tetap kita kasih reward, kita promo, kasih kesempatan mereka bisa sampai jabatan tertinggi. Tapi mereka yang korupsi, narkoba, asusila, dan seterusnya, dipecat langsung saja, jangan sulit-sulit. Sehingga nanti ASN-nya bisa sangat kompetitif,” tegasnya.

Per September 2022, jumlah ASN di Jateng sebanyak 46.885 orang. Rinciannya, PNS sebanyak 36.831 orang, CPNS 360 orang. Kemudian, PPPK guru sebanyak 9.284 orang, PPPK kesehatan 357 orang, dan PPPK penyuluh pertanian 53 orang.

Dengan penghapusan tenaga honorer, artinya beban kerja yang sudah ada akan bertambah. Sementara peralihan dengan memanfaatkan teknologi juga tidak secepat membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, kata Ganjar, kebijakan itu semestinya diikuti dengan pengembangan sumber daya manusia.

“Kalau itu memang harus dilaksanakan, maka kita menyiapkan SDM-nya agar dia multitalented sehingga mereka bisa bekerja dengan kemampuan-kemampuan mereka. Tentu butuh skill tambahan, tapi itu kan butuh waktu ya. Makanya tidak bisa dalam waktu pendek,” papar dia.

Sementara itu, pimpinan rombongan kunker Komisi IX DPR RI Tuti Nusandari Roosdiono menilai ada banyak keputusan terkait tenaga honorer di Jawa Tengah yang bisa ditiru. Dari pertemuan itu, baik DPR dan Pemprov Jateng bertukar pikiran mengenai persoalan tenaga honorer ini.

“Jadi kita terus akan sharing, masukan apa yang terbaik. Pak gubernur juga memberikan saran yang bagus dan sudah dilakukan juga. Kami catat semua jadi Insyaallah kita tidak boleh patah semangat untuk bermanfaat,” ucap Tuti. (rel)

Berita Terbaru

Bangun Kesadaran Digital Sejak Dini, Mahasiswa KKN Kelompok 5 ITS Paluta Edukasi Santri tentang Cyber Bullying dan Keamanan Data Pribadi

6 Agustus 2026 | 23:40 WIB
Daerah

Hadiri Wisuda Santri Ponpes Modern Al-Kautsar, Bupati Simalungun Dorong Lahirnya Generasi Masa Depan Cerdas Secara Intelektual

6 Agustus 2026 | 17:42 WIB
Daerah

Nagori Bandar Siantar Diproyeksikan Menjadi Nagori Percontohan “AKU HATINYA” PKK Tingkat Provinsi Sumut

6 Agustus 2026 | 17:38 WIB
Daerah

Pembinaan Tertib Administrasi PKK Nagori Bandar Tinggi: Langkah Maju Pembinaan Nagori

6 Agustus 2026 | 17:33 WIB
Daerah

Tinjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Kecamatan Gunung Maligas: Bupati Simalungun Salurkan Bantuan

6 Agustus 2026 | 17:28 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025: Disiplin dan Ikuti SOP

6 Agustus 2026 | 17:24 WIB

.Pendaftaran Pilkades Sukaraya Ditutup Tengah Malam Ini, Panitia Resmi Terima 5 Berkas Bakal Calon

6 Agustus 2026 | 11:34 WIB

KKN Kelompok 5 ITS Paluta Laksanakan Edukasi Bullying di Ponpes Salafiyah Islamiyah Padang Bujur

5 Agustus 2026 | 22:20 WIB
Daerah

Mantapkan Persiapan Pelantikan Pengurus 2026–2029, PAC Pemuda Pancasila Siantar Utara Gelar Audiensi dengan Camat

5 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Didampingi Kuasa Hukum, SSM Resmi Membuat Laporan di Polda Sumatera Utara

5 Agustus 2026 | 14:54 WIB
Budaya

Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemko Pematangsiantar Persiapkan Festival Merah Putih

5 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Rumpun ‘Seragam Hitam’ dan Konvoi Off-Road Bikin Karang Bahagia Bekasi Membara di Pilkades 2026

4 Agustus 2026 | 15:03 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini