Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
Pokok TBM tampak Ditumbuhi Gulma Pari Kalar

Pokok TBM tampak Ditumbuhi Gulma Pari Kalar

Diduga Anggaran Pemeliharaan Masuk Kantong,TBM Milik PTPN IV Regional II Unit Bah Jambi Seolah Ditelantarkan

by wahanainfo.com
20 Juni 2024 | 16:35 WIB
in News, Investigasi
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo | Simalungun – Hidup segan mati tak mau, peribahasa tersebut dapat diumpamakan dengan keadaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) di PTPN IV Unit Bah Jambi, seperti yang terlihat diareal HGU PTPN IV Unit Bah Jambi tepatnya di afdeling III (tiga).

Pokok Sawit TBM Tampak Kerdil Akibat Diserang Gulma

Puluhan Hektar areal tanaman belum menghasilkan (TBM) kelapa sawit milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPN lV Medan Unit Kebun Bah Jambi, yang secara geografis terletak di Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kab. Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, diduga sengaja di telantarkan oleh Management perkebunan Unit Bah Jambi demi mendapatkan keuntungan secara pribadi dari anggaran pemeliharaan TBM yang telah dikucurkan oleh perusahaan plat merah tersebut.

Pantauan awak media wahanainfo.com dilokasi Afdeling 3 Unit Bah Jambi, tepatnya berdekatan dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di Nagori Moho Rabu (19/06/2024) terlihat disekitar (piringan) TBM kelapa sawit ditutupi dengan berbagai gulma, seperti Pari Jalar, Cepokak Hutan, serta anak kayu – kayuan, seperti sengaja tidak dilakukan perawatan, beberapa TBM kelapa sawit tampak tumbuh Kerdil dan tidak terawat. Selain itu TBM yang diperkirakan berumur dua tahunan tersebut tampak juga tidak ditumbuhi Kacangan padahal Kacangan (Mucuna) berguna untuk melindungi tanah dari kikisan oleh erosi, tanaman kacangan juga dapat memperbaiki sifat fisik dan kimiawi tanah. Selain itu kacang-kacangan juga bermanfaat dalam pengusahaan tanaman kelapa sawit yaitu sebagai berikut

1. Mengurangi efek terkikisnya tanah akibat bulir air hujan yang jatuh pada lahan perkebunan.
2. Memperkaya bahan organik tanah oleh daun-daun, batang dan ranting yang jatuh ke tanah.
3. Menambah daya serap air ke tanah sehingga mengurangi erosi.
4. Menahan kecepatan aliran air diatas permukaan tanah karena tanaman kacangan dapat menyimpan air pada akarnya.

Tanaman Belum Menghasilkan kelapa sawit di usia tanam seperti ini seharusnya dilakukan perawatan sedini dan sebaik mungkin, sehingga kedepannya nanti diharapkan Produktif dan menghasilkan produksi tinggi kelapa sawit.

Sangat diperlukan berbagai perawatan agar TBM kelapa sawit dapat tumbuh dengan baik. Selain pemupukan, chemish piringan dan perawatan pasar pikul, piringan, dan dongkel kayu – kayuan, juga diperlukan perawatan, melakukan Sensus terhadap pertumbuhan pohon kelapa sawit, untuk dilakukan penyisipan tanaman yang rusak dan mencegah berkembangnya hama kumbang pada pohon dan ulat pada daun kelapa sawit.

Namun sangat disayangkan hal tersebut sepertinya belum sepenuhnya dilakukan Management Perkebunan PTPN IV Unit Bah Jambi. Perawatan TBM kelapa sawit diareal afdeling 3 Unit Bah Jambi terkesan telah diabaikan. Padahal, PTPN IV dan Palmco telah menggelontorkan anggaran yang besar untuk perawatan dan pemeliharaan TBM diareal afdeling 3 unit Bah Jambi tersebut.

Asisten afdeling 3 Unit Bah Jambi M.Ibnu Reza dikonfirmasi awak media terkait tidak terawatnya TBM tersebut melalui panggilan suara WhatsApp walau panggilan suara WhatsApp tampak berdering namun Ibnu Reza enggan menjawab panggilan suara WhatsApp. Tak sampai disitu awak media juga melakukan konfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp dengan mengirimkan video TBM yang tidak terawat hingga mencapai ratusan hektare tersebut namun hasilnya sama, asisten tidak memberikan jawaban.

Terpisah Asisten Kepala (Askep) Adi Rahmad selaku pengawasan pemeliharaan tanaman sawit milik PTPN IV Unit Bah Jambi coba dikonfirmasi melalui panggilan dan pesan aplikasi WhatsApp, namun sepertinya kontak awak media telah diblokir Rahmad. Tidak mau kalah dalam informasi awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Manager PTPN IV Unit Bah Jambi Trimangkurat namun sangat disayangkan sepertinya juga telah memblokir kontak awak media. Penasaran ada apa dengan keadaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) di PTPN IV Unit Bah Jambi awak juga melakukan konfirmasi kepada General Manager (GM) distrik 1 bah Jambi Masaeli Lahagu dengan mengirimkan video keadaan Tanaman Belum Menghasilkan yang tidak terawat namun hingga rilis dikirim kemeja redaksi GM distrik 1 Masaeli Lahagu juga lebih memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban.

Pemerhati perkebunan L.Manurung ketika dimintai tanggapannya terkait keadaan tanaman menghasilkan PTPN IV Unit Bah Jambi dirinya sangat menyayangkan kinerja dari manajemen PTPN IV Unit Bah Jambi, bahkan Manurung sangat menyayangkan PTPN IV yang berjuang untuk mempertahankan areal HGU yang diklaim masyarakat Moho adalah milik Masyarakat beberapa waktu lalu dan mengatakan ” Areal HGU yang ada sekarang ini saja belum bisa dikelola dan ditata dengan baik konon mau menambah lahan yang sempat digarap masyarakat Moho, ya makin Gelap lah anggaran itu,” ucap L.Manurung ditemui di sekitaran Tenera bah Jambi. Rabu (19/06/2024) (A.S)

Berita Terbaru

Sejak Kapan Abdi Negara Bisa Menjadi Penguasa Yang Berada Diatas Daulat Rakyat

18 Juli 2026 | 11:28 WIB
Head Line

Ketua APDESI Merah Putih Sumut Tumpal Sitorus Desak Menteri Koperasi Berikan Solusi Pembangunan Gerai di Desa Rambung Merah

17 Juli 2026 | 17:40 WIB

Keren! !!, Ogah Berpangku Tangan, Warga Perumahan di Desa Sukaraya Gotong Royong Bangun Taman Bermain dari, Iuran Mandiri

17 Juli 2026 | 17:01 WIB

Diduga Ketua Kelompok (P3-TGAI) Di Tiga Titik Didesa Solokan Nyeleneh Oknum Aspirator Dewan Di sebut Mirip Garong Terima Fee Yang Cukup Besar.

17 Juli 2026 | 13:07 WIB

Tragedi Korupsi Dalam Mitos Pendekar Hukum Yang Berakhir Tragis Bunuh Diri

17 Juli 2026 | 00:35 WIB

PW HIMMAH Sumut Tetapkan Said Ibnu Rulian Ahmad sebagai PLT Ketua PC HIMMAH Asahan

16 Juli 2026 | 16:52 WIB

Menentukan Arah Baru Perjuangan, PD IPA Tebing Tinggi Siap Gelar MUSYDA VII

16 Juli 2026 | 10:00 WIB
Hukum

Diduga Cemarkan Nama Baik di Facebook, Politisi Partai Demokrat Siantar Laporkan Oknum Advokat ke Polisi

15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Silang Saling Sandra Menyandera Akan terus Menghantui Sampai Masuk ke Liang Kubur

15 Juli 2026 | 12:28 WIB

Beban dan Ketambengan Spiritual Mampu Menciptakan Jalan Baru Setelah Perjalan Dilakukan

14 Juli 2026 | 18:06 WIB

Diduga Program (P3-TGAI) Di Desa Solokan Jadi Bancakan Oknum Aspirator Dewan Di sebut Mirip Garong Pangkas Anggaran Fee Yang Cukup Pantastis.

14 Juli 2026 | 12:04 WIB
Peristiwa

Wali Kota Syukri Pastikan Pemulihan Pascakebakaran Pasar Nauli Sibolga

13 Juli 2026 | 10:27 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini