Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
Narkoba sebagai Instrumen Pelemahan SDM: Tantangan Pembangunan Daerah di Era Globalisasi

Narkoba sebagai Instrumen Pelemahan SDM: Tantangan Pembangunan Daerah di Era Globalisasi

by Wahanainfo.com
17 April 2026 | 00:32 WIB
in Tak Berkategori
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo | Medan, Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional 3,3 Juta jiwa manusia Indonesia sudah terkontaminasi penggunaan narkoba. Ini bukan soal data statistik melainkan sebuah pasar potensial yang dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan. Jumat 17 April 2026

jika angka itu dihitung dengan berbagai asumsi ekonomi, maka perputaran ekonomi dari peredaran narkoba di Indonesia berkisar mencapai Rp500 triliun per tahun.

Jumlah tersebut termasuk biaya negara untuk membiayai narapidana pengguna narkoba yang jumlahnya mencapai 200.000 orang di Indonesia.

Dampak dari maraknya penyalahgunaan narkoba tersebut secara tidak langsung merupakan ancaman strategis yang secara langsung melemahkan sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan nasional suatu negara termasuk di Indonesia.

Ada beberapa aspek penting yang harus menjadi catatan serius terhadap sumber daya manusia indonesia yakni :

1. Kehilangan Generasi (Lost Generation)

Narkoba menyerang kelompok usia paling produktif Indonesia yakni sebanyak 3,3 juta anak muda Indonesia berada dalam lingkaran setan penyalahgunaan narkoba.

2. Kerusakan kognitif

Penggunaan zat adiktif merusak saraf otak manusia , melemahkan kemampuan berfikir serta menghancurkan moral dan karakter bangsa Indonesia khususnya generasi muda Indonesia.

3. Ancaman bonus demografi

Melemahnya penduduk usia produktif justru dapat menjadi beban atau bencana jika angkatan kerja tersebut tidak berkualitas akibat terpapar narkoba.

Dalam konteks pembangunan daerah generasi muda diharapkan menjadi generasi emas yang akan membawa transisi Indonesia menjadi negara maju.

Jika generasi muda sudah terpapar narkoba maka Indonesia akan menghadapi tantangan besar terkhusus dalam aspek pembangunan daerah.

Presiden Prabowo Subianto sudah dengan gamblang mengajak rakyat untuk perang terhado narkoba, beliau beranggapan narkoba adalah ancaman terbesar bangsa ini yang harus di perangi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Dalam beberapa pernyataannya di media massa untuk memberantas narkoba di Indonesia ia meminta semua pihak terlibat mulai dari kepolisian, BNN, BIN, Intelejen, dan kepala daerah.

Di Era globalisasi pemberantasan narkoba harus di mulai dari sejak dini, semua intrumen harus terlibat dalam perang terhadap narkoba di daerah, mulai dari aspek pendidikan, penanaman nilai nilai keagamaan sejak dini, dan juga peran orang tua juga penting dalam pencegahan narkoba.

Narkoba harus di perangi melalui penanaman nilai-nilai moral mulai dari keluarga, pendidikan keagamaan serta sekolah sekolah formal SD, SMP, SMA.

Agar generasi muda kita terbebas dari belenggu narkoba dan berpartisipasi dalam pemberantasan narkoba di Indonesia.

Untuk mencapai generasi emas 2045 generasi muda kita harus dibekali pendidikan karakter, moral dan spiritual, sehingga kedepan kita mempunyai generasi muda yang berkualitas dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah, bangsa dan negara.

Oleh : Ridho Alamsyah

Lap. Red

Berita Terbaru

Kawal Pembangunan Infrastruktur Bekasi, Awak Media Turun Langsung Monitoring Proyek Jalan

13 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Kawal Pembangunan Infrastruktur Bekasi, Awak Media Turun Langsung Monitoring Proyek Jalan

13 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 024 Kab_Bekasi ,Gelar Rapat Kerja Sekali Gus Memperkenalkan Pengurus

11 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 024 Kab_Bekasi ,Gelar Rapat Kerja Sekali Gus Memperkenalkan Pengurus

11 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Implementasikan Visi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, HIMA KRS Sumut Apresiasi 100 Hari Kinerja Nyata Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai

10 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Eksekusi di Sibolga Kuasa Hukum Soroti Constatering hingga Batas Objek

8 Oktober 2026 | 22:20 WIB
Hukum

Eksekusi PN Sibolga Berlanjut hingga Pengosongan Kuasa Hukum Termohon Ajukan Keberatan

8 Oktober 2026 | 17:53 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat: Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

7 Oktober 2026 | 21:40 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun dan Kejari Simalungun Jalin Sinergi Cegah Penyimpangan dalam Penyelenggaraan Pendidikan

7 Oktober 2026 | 21:37 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus MUI, Bahas Hari Santri dan Pengukuhan MUI

7 Oktober 2026 | 21:33 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026: Awal Perluasan Pasar yang Lebih Luas

7 Oktober 2026 | 21:31 WIB
News

SPBU 14.211.307 BANDAR HINALANG RESMI BEROPERASI

6 Oktober 2026 | 13:03 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus