
WAHANAINFO.COM || SIBOLGA – Ketegangan masih menyelimuti warga di Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga, Sumatera Utara, setelah kawasan berbukit di wilayah tersebut kembali menunjukkan tanda-tanda pergerakan tanah.
Bukit yang dekat SPBU Kebun Jambu ini, dinilai sangat rawan longsor susulan, terlebih setelah kejadian sebelumnya yang menghantam Komplek Perumahan Kebun Jambu dan mengakibatkan belasan rumah mengalami kerusakan parah.
Terpantau, material longsor berupa tanah dan kayu berukuran besar menghantam dinding rumah warga, hingga menembus dua lantai bangunan. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun warga masih trauma.
Sampai saati ini, masih ada sebagian warga yang memilih bertahan dengan rasa cemas, sementara lainnya mulai mengungsi ke rumah kerabat demi keselamatan, sebab potensi longsor susulan dinilai sangat mungkin terjadi.
Oka, salah satu warga penghuni komplek, menyampaikan kegelisahannya dan meminta perhatian Pemerintah.
Pemerintah Kota Sibolga harus segera bertindak cepat dan serius menangani ini, sebelum segala sesuatunya terlambat.
“Kami meminta tolong kepada Pemerintah Kota Sibolga, agar meninjau lokasi, dengan harapan segera dibangun dam penahan sebelum memakan korban jiwa,”ujarnya dengan nada penuh harap dan ketakutan, Kamis (4/12/2025).
Warga lainnya yang enggan disebutkan namanya, mengaku masih cemas tinggal di komplek tersebut, karena ini ancaman nyata.
“Rasa cemas itu pasti ada, apalagi potensi longsor susulan dinilai sangat mungkin terjadi, apabila hujan deras kembali mengguyur Kota Sibolga,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, warga belum melihat tindakan penanganan struktur tebing secara serius. Masyarakat mendesak pemerintah daerah, BPBD, serta aparat teknis terkait segera turun meninjau lokasi, dengan membuat kebijakan demi keselamatan warga
Kondisi di lapangan masih ditetapkan sebagai status waspada, mengingat potensi bencana bisa terjadi kapan saja, terutama pada musim hujan. (Sorakhmat)
No Result
View All Result