Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Viral,!!!, Rumah Sakit DKH Hospitals Sukatani, Di Gerudug Masa Ada apa lagi , ???

by Wahanainfo.com
13 Oktober 2025 | 17:44 WIB
in News
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

https/wahahainfo.com Kabupaten Bekasi senin (13/10/2025) – Warga Desa Karangsentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, menyampaikan keluhan atas keterangan dari pihak RS DKH Hospitals Sukatani, yang beralamat di Jalan Raya Sukatani. Keluarga korban kecelakaan lalu lintas di jalur Pilar Sukatani mempertanyakan isi surat kematian yang menyebutkan penyebab meninggal dunia karena *Serangan Jantung*, bukan akibat kecelakaan.

Keluarga almarhumah yang diwakili oleh Ibu Kartini bersama suaminya mendatangi RS DKH Hospitals Sukatani dengan didampingi Ketua LSM Garda Bekasi  Korwil Kecamatan Karang Bahagia Andreas Lintang Pratama, dan sejumlah awak media untuk meminta klarifikasi langsung dari pihak rumah sakit DKH Hospitals Sukatani.

Ketua LSM Garda Bekasi, Andreas Lintang Pratama, menuturkan bahwa pihak keluarga merasa keberatan dengan keterangan dalam surat kematian tersebut karena tidak sesuai dengan fakta kejadian di lapangan.

“Korban meninggal akibat kecelakaan di Jalur Pilar Sukatani. Ada saksi masyarakat yang melihat langsung kejadiannya, kami sudah bermusyawarah dengan pihak terkait dan tidak bermaksud memperkarakan secara hukum. Namun kami hanya ingin kejelasan mengapa di surat kematian ditulis penyebabnya serangan jantung. Hal ini membuat kami kesulitan mengurus bantuan dari Jasa Raharja,” ujarnya.

Lanjutnya ia juga mengungkapkan bahwa laporan keluarga sempat ditolak dengan alasan korban bukan kecelakaan lalu lintas.

“Kami bahkan dibilang membuat laporan palsu karena disebut penyebabnya penyakit jantung, kami tidak bisa diam. Kalau aspirasi masyarakat dibungkam, kami akan lawan dan menegakkan keadilan di Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Sementara itu, Humas RS  IGD  DKH Hospitals Sukatani ,Inisial (N) saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa pihaknya hanya menerima dan mencatat laporan pasien sesuai informasi awal, dan bukan pihak yang menetapkan penyebab kematian.

“Terkait data pasien kecelakaan, kami hanya melakukan konfirmasi. Untuk penyebab medis secara detail, seharusnya ditanyakan langsung kepada dokter yang menangani. Kami hanya mencatat dan meneruskan informasi sesuai prosedur,” ujar Humas RS DKH.

Salah satu pegawai RS DKH juga menambahkan bahwa rumah sakit telah melakukan tindakan medis sesuai prosedur terhadap korban.

“Kami hanya melakukan tindakan medis terhadap korban kecelakaan yang datang, sesuai dengan kondisi saat itu,” ungkapnya singkat.

Kasus ini menimbulkan perhatian publik, terutama karena berkaitan dengan hak keluarga korban dalam memperoleh kejelasan penyebab kematian serta hak administratif untuk mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Pihak keluarga berharap ada tindak lanjut dari pihak terkait agar persoalan ini mendapat penyelesaian yang adil dan transparan.. (Red)

(Pewarta :Suganda)

Berita Terbaru

Daerah

Ketua TP PKK Simalungun Sambut Hangat Tim Evaluasi Nagori Percontohan PTP2WKSS Provinsi Sumatera Utara

13 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Bungkam Fitnah dengan Prestasi: Aktivis Mahasiswa Sumut Muhammad Kurniawan Dukung Penuh Komitmen Polres Labuhanbatu Gempur Bandar Narkoba

13 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Kawal Pembangunan Infrastruktur Bekasi, Awak Media Turun Langsung Monitoring Proyek Jalan

13 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Kawal Pembangunan Infrastruktur Bekasi, Awak Media Turun Langsung Monitoring Proyek Jalan

13 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 024 Kab_Bekasi ,Gelar Rapat Kerja Sekali Gus Memperkenalkan Pengurus

11 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 024 Kab_Bekasi ,Gelar Rapat Kerja Sekali Gus Memperkenalkan Pengurus

11 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Implementasikan Visi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, HIMA KRS Sumut Apresiasi 100 Hari Kinerja Nyata Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai

10 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Eksekusi di Sibolga Kuasa Hukum Soroti Constatering hingga Batas Objek

8 Oktober 2026 | 22:20 WIB
Hukum

Eksekusi PN Sibolga Berlanjut hingga Pengosongan Kuasa Hukum Termohon Ajukan Keberatan

8 Oktober 2026 | 17:53 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat: Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

7 Oktober 2026 | 21:40 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun dan Kejari Simalungun Jalin Sinergi Cegah Penyimpangan dalam Penyelenggaraan Pendidikan

7 Oktober 2026 | 21:37 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus MUI, Bahas Hari Santri dan Pengukuhan MUI

7 Oktober 2026 | 21:33 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus