Wahanainfo | Dairi, Perjudian semakin marak terjadi di Kabupaten Dairi, Sejumlah tempat yang diduga lapak perjudian tumbuh subur di sudut kota ini, Baik itu judi online maupun judi togel yang marak dilakukan oleh mafia mafia judi yang sudah jelas sangat menyengsarakan dan mengisap uang rakyat.
Padahal salah satu target Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran, judi online (judol) atau judi udara dan darat atau offline harus diberantas tuntas. Kamis 27,Maret 2025
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah sejak awal menyampaikan komitmennya dan sudah memerintahkan ke jajarannya untuk memberantas judi dan perjudian.

Untuk itulah Ketua Bidang PTKP Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara, Hardian Tri Syamsuri meminta atensi Kapolda Sumatera Utara.
“HMI berharap kepada Kapolda agar lebih fokus lagi terhadap penindakan markas perjudian yang ada di Kabupaten Dairi, tepatnya di Kecamatan Tiga Lingga Desa Gunung Sitember. Berdasarkan informasi di lapangan Bandar Judi tersebut di duga dimiliki oleh oknum TNI bermarga inisial S. Bila perlu tangkap dan penjarakan mafia mafia judi yang ada di Kabupaten Dairi tersebut .” kata Hardian
Hardian juga mempertanyakan bagaimana bisa operasi perjudian yang tampak kasat mata ini tidak terlihat oleh pihak-pihak aparat yang berwenang.
Menurutnya, hal semacam ini tentunya tidak asing lagi bagi pihak kepolisian, berbagai arena perjudian dengan berbagai motif atau siasat.
“Kemudian yang menjadi tanda tanya besar kenapa operasional perjudian yang melanggar aturan ini tidak ditindak, kami menduga dan ‘mencurigai’ ada oknum yang bermain dan berselancar atau bahkan mem back up di dalam bisnis terlarang ini. Apalagi dugaan kuat bisnis perjudian ini di miliki oleh Seorang Anggota TNI, tentunya penegak hukum tidak berani menindak lanjuti bisnis haram tersebut ”. Hjelas Hardian.
“Jikalau Kapolda Sumut tidak mampu menutup tempat tempat perjudian yang ada di Sumut khususnya Kabupaten Dairi, kami dari HMI Badko Sumatera Utara akan turun ke jalan meminta kepada Mabes Polri agar langsung memberikan atensi dan mencopot Kapolres Dairi dan menangkap mafia judi tersebut, ujar Hardian.
Bila perlu kami akan melaporkan oknum TNI bermarga S yang kami duga menjadi pemilik lapak judi tersebut apabila benar sesuai informasi yang kami dapatkan ke Den POM Kodam Bukit Barisan.
HMI juga akan mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk turun bersama untuk menutup tempat perjudian yang kian marak dan meresahkan.
Lap.faiz