Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
Pdt. Juandaha Raya Purba Dasuha, STh.

Pdt. Juandaha Raya Purba Dasuha, STh.

NAGUR RAJA/NAGOR RAJA/NAGARAJA, SISA KERAJAAN NAGUR TERAKHIR

by wahanainfo.com
30 Agustus 2022 | 16:38 WIB
in Budaya
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

WAHANAINFO.COM – Nagur terakhir berhasil mempertahankan dirinya jauh ke pedalaman Sumatera Timur setelah serbuan Aceh dan Melayu mendesak mereka hingga ke Nagur Raja (Nagaraja) dimana wilayah Nagur kemudian pecah menjadi empat. (

Oleh: Pdt. Juandaha Raya Purba Dasuha, STh 

Nagur adalah kerajaan yang pertama muncul di Simalungun. Wilayahnya meliputi dataran timur Sumatera meliputi wilayah perbatasan Aceh hingga Batangiou di selatan (Tideman, 1922).

Nagur terakhir berhasil mempertahankan dirinya jauh ke pedalaman Sumatera Timur setelah serbuan Aceh dan Melayu mendesak mereka hingga ke Nagur Raja (Nagaraja).

Wilayah Nagur kemudian pecah menjadi empat : Silou, Panei, Si Antar dan Si Tonggang yang meskipun masing-masing merdeka masih berkaitan erat karena kekerabatan Puang Bolon (permaisuri utama penerus raja) (Tideman, 1922:35).

Sampai zaman Tuan Rondahaim di abad ke 19, kekuasaan Nagur masih ada di Nagur Raja (Padang Bedagai). Sekitar tahun 1870, Rondahaim menyerang kerajaan ini dan menaklukkannya atas permintaan mertuanya penguasa Bajalinggei sepupu Raja Panei.

Tuan Nagaraja adalah Boru pada Kerajaan Raya di mana Puteri raja Raya adalah Puang Bolon di Nagaraja. Terakhir Panakboru Bajalinggei menjadi Puang Bolon di Nagaraja hingga revolusi sosial (J. Wismar Saragih, 1937).

Buku Jahutar Damanik (1987) mengklaim Kerajaan Siantar pewaris Nagur tetapi belum ada ditemukan dukungan data yang kuat dari arsip.

Damanik penguasa Siantar adalah PARTIGATIGA SIPUNJUNG asal Siantar Matio negeri kekuasaan Si Tanggang.
Budaya Simalungun yang ada di Siantar boleh jadi berasal dari penguasa Siantar sebelumnya Lontung Sinaga dan Raja Si Tanggang. Raja ini kalah berjudi sabung ayam melawan PARTIGATIGA SIPUNJUNG yang kemudian mendirikan Kerajaan Siantar.

Dan sebelumnya menikahi Puteri Tuan Silampuyang Boru Saragih yang saat itu masih merdeka yang mempertaruhkan Silampuyang wilayah mertuanya.

Wilayah Si Tanggang ini awalnya adalah kekuasan Tuan Batangiou marga Sinaga yang sejaman dengan Nagur. Setelah raja ini kalah, Si Tanggang melarikan diri ke Tanah Jawa dan kembali dikalahkan Muha Raja Sinaga pendiri Kerajaan Tanah Jawa, masih sepupu Raja Batangiou (Tideman, 1922:57).

Sampai sekarang masih terdapat Buttu Parbijaan Si Tanggang di Pamatang Tanah Jawa bekas tempat persunpahan Raja Si Tanggang dan Muha Raja dan makam-makam leluhur Raja Tanah Jawa di Parsimagodan di dekat bekas istana lama Raja Tanah Jawa.

Sampai sekarang, di sekitar Tinokkah dan Nagaraja masih terdapat peninggalan bersejarah berupa makam-makam kuno, bekas perkampungan tua dan marga Damanik Nagur yang masih bangga merujuk leluhurnya Raja Nagur yang pernah berjaya di Sumatra Timur di masa silam.

Mereka kukuh beradat budaya dan bahasa peninggalan Nagur peletak kebudayaan Simalungun saat ini.
Damanik turunan Nagur ini terbagi atas: Nagur/Rappogos/Malayu, Bayu, Usang, Hajangan, Sola /Chola.

Bagian terakhir ini konon adalah bekas prajurit asal Kerajaan Chola dari India yang pernah menyerang Sumatra abad ke 11 dan diadopsi Damanik menjadi bagian keluarga mereka.

Sampai sekarang masih terdapat marga Damanik Sola ini di daerah Nagaraja, Raya Kahean, Raya, Silou Kahean dan Panombeian Panei. (***)

Berita Terbaru

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 024 Kab_Bekasi ,Gelar Rapat Kerja Sekali Gus Memperkenalkan Pengurus

11 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 024 Kab_Bekasi ,Gelar Rapat Kerja Sekali Gus Memperkenalkan Pengurus

11 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Implementasikan Visi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, HIMA KRS Sumut Apresiasi 100 Hari Kinerja Nyata Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai

10 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Eksekusi di Sibolga Kuasa Hukum Soroti Constatering hingga Batas Objek

8 Oktober 2026 | 22:20 WIB
Hukum

Eksekusi PN Sibolga Berlanjut hingga Pengosongan Kuasa Hukum Termohon Ajukan Keberatan

8 Oktober 2026 | 17:53 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat: Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

7 Oktober 2026 | 21:40 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun dan Kejari Simalungun Jalin Sinergi Cegah Penyimpangan dalam Penyelenggaraan Pendidikan

7 Oktober 2026 | 21:37 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus MUI, Bahas Hari Santri dan Pengukuhan MUI

7 Oktober 2026 | 21:33 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026: Awal Perluasan Pasar yang Lebih Luas

7 Oktober 2026 | 21:31 WIB
News

SPBU 14.211.307 BANDAR HINALANG RESMI BEROPERASI

6 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Soroti Proyek APBD Jabar ,Hingga kritisi Air ,Pengawasan langsung Di pertanyakan .

4 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Soroti Proyek APBD Jabar ,Hingga kritisi Air ,Pengawasan langsung Di pertanyakan .

4 Oktober 2026 | 22:56 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus