Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
Salah satu bagian bangunan di pemandian Bah Damanik, Kecamatan Sidamanik, yang diobrak-abrik sekelompok orang. (Foto: Wahanainfo.com)

Salah satu bagian bangunan di pemandian Bah Damanik, Kecamatan Sidamanik, yang diobrak-abrik sekelompok orang. (Foto: Wahanainfo.com)

Sekelompok Orang Mengobrak-abrik Bangunan di Pemandian Bah Damanik, Kapolsek Terkesan Bungkam

by wahanainfo.com
29 Mei 2022 | 19:21 WIB
in Hukum, Daerah, News, Peristiwa
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo.com- Sejumlah fasilitas bangunan di lokasi wisata pemandian Bah Damanik dirusak sekelompok orang warga sekitar.

Belum diketahui apa yang menjadi motif para pelaku, karena laporan pengaduan yang disampaikan oleh keturunan Oppung Naihorsik (Partuanon Sidamanik), selaku pemilik fasilitas dan pengelola Bah Damanik ditolak oleh Polsek Sidamanik.

Demikian disampaikan Parulian Damanik, selaku ahli waris pemandian Bah Damanik, saat diwawancarai wartawan di lokasi pengrusakan, Sabtu 28 Mei 2022, sore.

“Inilah yang mereka rusak (sambil menunjuk bangunan yang dirusak). Semua bangunan kami, dihancurkan. Tidak tau kenapa, para pelakunya bisa seberingas ini,” ungkapnya dengan nada terbata-bata.

Saat pengrusakan dilaporkan ke Polsek Sidamanik, katanya, sangat disayangkan pihak kepolisian menolak laporan tersebut dengan alasan pelapor tidak memiliki alas hak.

Menurutnya, tindakan Kapolsek sangat disayangkan karena terkesan memihak sekelompok orang yang melakukan pengrusakan tersebut. Sementara sudah jelas bahwa lokasi pemandian Bah Damanik itu adalah warisan peninggalan Oppung Naihorsik yang diwariskan secara turun temurun.

“Bagaimana mungkin bisa pendatang dikampung ini mengkalim itu adalah miliknya? Mereka menganggarkan massa mengintimidasi kami. Kami meminta perlindungan dengan cara melaporkan kasus ini, tapi polisi tidak ada tindakan,” ungkap Parulian diaminkan sejumlah keturunan Oppung Naihorsik lainnya.

Yang paling menyedihkan, lanjutnya, pemandian Bah Damanik merupakan daerah sakral yang dahulunya menjadi tempat Oppung Naihorsik melakukan ritual menyampaikan persembahan kepada sang pencipta (Menyuguhkan sesajen). Kesakralan lokasi itu seharusnya tetap terjaga karena bagian dari warisan budaya leluhur partuanon Sidamanik.

“Sekarang tempat itu juga seperti tidak berharga lagi. Semua mereka rusak secara membabi buta. Ini sangat menyedihkan. Kami meminta pemerintah dan kepolisian bisa segera menyelesaikan dan meluruskan masalah ini, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Bangunan yang dirusak dan dihancurkan

Di lokasi yang sama, keturunan Oppung Naihorsik lainnya, Sarijen Damanik juga mengungkapkan keprihatinannya atas terjadinya pengrusakan tersebut. Pasalnya, selain dirusak, bangunan permanen miliknya dibongkar dan dihancurkan.

“Kami butuh keadilan. Apakah di negara kita segampang itu sekelompok orang bisa mengklaim dan menghancurkan milik orang lain?,” ujarnya.

Dia berharap, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat penegak hukum kiranya segera bertindak menangkap para pelaku.

“Kita negara hukum, kami minta agar diproses secara hukum. Ini kami minta dengan hormat dan dengan sikap yang tegas,” pungkasnya.

Sayangnya, Kapolsek Sidamanik saat dikonfirmasi terkait hal ini tidak berhasil. Nomor teleponnya saat dihubungi terdengar tidak dapat menerima panggilan. Dihubungi melalui panggilan WhatsApp, juga tidak berdering. Pesan yang dikirimkan terlihat ceklis satu. (Jos)

Berita Terbaru

Daerah

Tingkatkan Keaktifan Peserta Pertahankan UHC, Pemkab Simalungun Gelar Forum Komunikasi

18 September 2026 | 17:25 WIB
Daerah

Ziarah ke Makam Raja Siantar Sang Nauwaluh Damanik: Menutup Rangkaian Ziarah Raja Marpitu dalam Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun

18 September 2026 | 17:21 WIB
Daerah

Hadiri Rakon Program MBG, Wakil Bupati Simalungun Tegaskan Pengawasan dan Kolaborasi

18 September 2026 | 17:16 WIB
Daerah

Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

18 September 2026 | 17:11 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

18 September 2026 | 17:06 WIB
Daerah

Hadiri RUPS Bank Sumut, Bupati Simalungun Tegaskan Dukungan Penguatan Modal untuk Dorong Ekonomi Daerah

18 September 2026 | 17:01 WIB
Daerah

BPK-RI Perwakilan Provsu Gelar Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Kabupaten Simalungun TA 2025

18 September 2026 | 16:55 WIB
Daerah

BPK-RI Perwakilan Provsu Gelar Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Kabupaten Simalungun TA 2025

18 September 2026 | 16:55 WIB
Daerah

Peringati Hari Jadi Ke-193, Pemkab Simalungun Gelar Ziarah ke Makam Raja Marpitu

18 September 2026 | 16:50 WIB
Daerah

Groundbreaking Jembatan di Nagori Bosar Galugur: Dorong Akses dan Perekonomian Masyarakat

18 September 2026 | 16:45 WIB
Daerah

Persiapkan Nagori Percontohan Tingkat Provinsi, TP PKK Kabupaten Simalungun Lakukan Pembinaan dan Pendampingan

18 September 2026 | 16:40 WIB
Daerah

Hadiri Wisuda Santri Ponpes Modern Al-Kautsar, Bupati Simalungun Dorong Lahirnya Generasi Masa Depan Cerdas Secara Intelektual

18 September 2026 | 16:33 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus