Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Matthew Diemas Bastanta Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional untuk Sumatra

by wahanainfo.com
6 Desember 2025 | 14:47 WIB
in Daerah
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Langkat, Sumatera Utara – Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Langkat yang juga Anggota DPRD Langkat dari Fraksi PDI Perjuangan, Matthew Diemas Bastanta, mendesak pemerintah pusat segera mengambil sikap tegas terkait belum ditetapkannya status darurat bencana nasional atas banjir bandang dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Matthew, keputusan penetapan status darurat bencana nasional memang berada sepenuhnya di tangan pemerintah pusat. Namun, ia menilai langkah tersebut harus diambil apabila pemerintah daerah sudah tidak mampu menangani besarnya skala bencana dan meluasnya dampak di lapangan dan kehidupan sehari-hari masyarakat

“Jika dampaknya terus meluas, korban terus bertambah, dan pemerintah daerah sudah menyatakan kewalahan dan ketidakmampuan, seharusnya status darurat bencana nasional segera ditetapkan. Ini demi mempercepat penanganan di semua daerah terdampak, termasuk di Sumatera Utara,” ujar Matthew, sabtu (6/12).

Matthew juga menyoroti kondisi Kabupaten Langkat , yang menjadi salah satu wilayah terdampak terparah di Sumatera Utara. Sedikitnya 15 kecamatan terendam banjir, termasuk Hinai, Batang Serangan, Padang Tualang, Sawit Seberang, dan Secanggang, tanjung Pura dan sebagian wilayah masih sulit diakses, sehingga distribusi bantuan logistik terhambat dan warga kekurangan bantuan dalam waktu lama.

“Bahkan di beberapa titik terjadi keterlambatan penanganan hingga memicu masyarakat lapar dan penjarah bantuan . Ini bukti bahwa skala bencana sudah di luar kendali daerah,” tegasnya.

Matthew menegaskan, lambatnya respons daerah harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat, karena banyak daerah di Sumatra termasuk Langkat, Aceh, dan Sumbarmengalami situasi serupa: wilayah terisolir, akses terputus, dan bantuan tak merata.

Matthew juga merujuk laporan dari sejumlah kepala daerah di Sumatra.
Bupati Tapanuli Tengah,Masinton Pasaribu, melaporkan bahwa masih terdapat lebih dari 10 desa yang terisolir dan belum tersentuh bantuan sejak awal bencana.

“Ada desa yang sudah beberapa hari tidak bisa diakses. Ini menunjukkan bahwa penanganan bencana sudah melewati kapasitas daerah,” kata Matthew.

Ia menekankan bahwa penetapan status bencana nasional bukan soal pencitraan, melainkan kebutuhan untuk mempercepat birokrasi penanganan, memperluas akses bantuan, dan menambah personel penyelamatan.

“Yang terpenting adalah transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan sumber daya. Status nasional justru mempercepat mitigasi dan penanganan perbaikan akses kehidupan masyarakat.” tambahnya.

Berdasarkan data BNPB per Jumat (5/12)
867 korban meninggal dunia, 521 orang hilang Total di tiga provinsi yang terdampak Aceh 345 meninggal yang 174 hilang, Sumut 312 meninggal yang 133 hilang
Sumbar 210 meninggal yang 214 hilang

Meski skala bencana terus meluas, hingga kini pemerintah pusat belum menetapkan status bencana nasional. Meskipun Presiden menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk mengerahkan sumber daya maksimal tapi perlu status yang jelas

Matthew menegaskan bahwa bencana besar di Sumatera bukan hanya soal angka, melainkan soal nyawa manusia dan kecepatan tindakan. Ia berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah luar biasa untuk menghadapi situasi luar biasa ini.

“Rakyat butuh negara hadir secepat dan sekuat mungkin. Penetapan status darurat bencana nasional akan mempercepat semua itu”.

Berita Terbaru

Didampingi Kuasa Hukum, SSM Resmi Membuat Laporan di Polda Sumatera Utara

5 Agustus 2026 | 14:54 WIB
Budaya

Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemko Pematangsiantar Persiapkan Festival Merah Putih

5 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Rumpun ‘Seragam Hitam’ dan Konvoi Off-Road Bikin Karang Bahagia Bekasi Membara di Pilkades 2026

4 Agustus 2026 | 15:03 WIB

H. Aprozi Alam Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Kotabumi Selatan, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa

3 Agustus 2026 | 12:12 WIB

*Keberanian Saja Tidak Cukup, Karena Harus Bersih, Jujur Serta Ikhlas Mengabdi dan Berhuang Untuk Rakyat*

2 Agustus 2026 | 10:19 WIB

IJLS: Langkah Deddy Sitorus Tepat dan Berkeadaban. Publik Jangan Salah Paham Penafsiran!

1 Agustus 2026 | 13:34 WIB
Daerah

Rapat Pembahasan Pertanian Berbasis AI, Bupati Simalungun: Momentum Percepatan Pembangunan di Berbagai Sektor

30 Juli 2026 | 21:11 WIB
Daerah

Optimalkan Deteksi Dini Kanker Serviks, TP PKK Simalungun Gelar Pembinaan IVA TEST

30 Juli 2026 | 21:04 WIB
Daerah

Optimalkan Deteksi Dini Kanker Serviks, TP PKK Simalungun Gelar Pembinaan IVA TEST

30 Juli 2026 | 21:04 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Sampaikan LKPD 2025 Unaudited ke BPK Sumut, Perkuat Komitmen Transparansi & Akuntabilitas

30 Juli 2026 | 20:55 WIB
Daerah

TP PKK Simalungun Perkuat Pembinaan Desa Percontohan PAAREDI di Nagori Dolok Maraja

30 Juli 2026 | 20:50 WIB
Daerah

Di Tengah Rutinitas Desa Sekdes Masundung Junisman Zai Jenguk Warganya di Rumah Sakit

30 Juli 2026 | 16:58 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita terkini