Wahana Info
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI
No Result
View All Result
Wahana Info
  • NEWS
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

Deteksi Dan Antisipasi Intelijen Lemah, Negara Diambang Permainan Tangan Asing

by Wahanainfo.com
29 Agustus 2025 | 13:39 WIB
in News, Daerah, Dunia, Nasional, Opini, Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Wahanainfo | Jakarta, Aksi massa yang kembali memadati ruas-ruas ibu kota bukan sekadar letupan emosional atas kondisi sosial-politik. Dalam kaca mata geopolitik, pergerakan semacam ini patut dicermati secara lebih tajam. Pola yang terstruktur, narasi yang masif di media sosial, hingga logistik yang berjalan rapi menunjukkan bahwa ini bukan sekadar gerakan spontan masyarakat. Di baliknya, sangat mungkin ada agenda yang lebih besar termasuk intervensi asing yang masuk lewat celah lemahnya antisipasi negara. Jumat 29 Agustus 2025

Pertanyaannya, di mana Badan Intelijen Negara (BIN) saat semua ini mulai bergerak? Sebagai institusi yang diberi mandat menjaga stabilitas nasional melalui deteksi dini, kealpaan dalam memetakan dinamika sosial yang berpotensi ditunggangi pihak luar adalah bentuk kegagalan fungsi yang tidak bisa ditoleransi.

Hari ini, kita hidup dalam era ketika perang tak lagi harus menggunakan senjata. Perang informasi, infiltrasi digital, hingga manipulasi opini publik menjadi alat baru dalam merusak kedaulatan suatu bangsa. Dan sayangnya, aksi massa yang terjadi bisa jadi merupakan panggung sempurna bagi skenario semacam itu dimainkan.

Negara seharusnya tidak hanya merespons aksi di permukaan. Yang jauh lebih penting adalah membaca dan menangkal manuver tak kasat mata yang mengatur dinamika dari balik layar. Dalam konteks ini, BIN seharusnya menjadi aktor utama yang memotong jalur permainan sebelum ia menciptakan kegaduhan.

Sebagai mantan Sekretaris Pusat BEM Nusantara, saya pernah menyaksikan dari dekat bagaimana gerakan mahasiswa bisa menjadi kekuatan perubahan tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh kepentingan eksternal jika tidak dijaga marwah dan independensinya. Itulah sebabnya, saya menyerukan dua hal:

1. Pemerintah harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga intelijen strategis, bukan hanya dalam hal operasional, tetapi juga dalam pendekatan, metode, dan relevansi analisisnya terhadap realitas hari ini.

2. Pemuda, khususnya mahasiswa, perlu memperkuat literasi geopolitik agar tidak mudah diseret dalam pusaran konflik yang tak mereka sadari arahnya.

Jangan Buka Pintu Tanpa Menjaga Gerbang

Saat kekuatan asing dapat memanfaatkan aksi massa untuk menciptakan instabilitas, maka jelas bahwa kita sedang membuka pintu rumah tanpa menjaga gerbangnya. Ini bukan lagi soal perbedaan pendapat atau dinamika demokrasi ini tentang kedaulatan yang diuji melalui kecerdasan membaca zaman.

Di tengah tekanan global dan tarik-menarik kepentingan antarnegara, Indonesia harus berdiri tegak sebagai bangsa yang tidak mudah diintervensi bukan karena represif, tetapi karena sigap dan cerdas dalam menjaga ruang domestiknya.

Sejarah akan mencatat: apakah kita pernah membiarkan kedaulatan dipermainkan oleh tangan-tangan asing karena kelengahan kita sendiri? Atau justru kita menjadi generasi yang berani membenahi sistem sebelum terlalu dalam terjerumus?

Jawaban atas pertanyaan itu ada pada kepekaan kita dan ketegasan negara.

Oleh: Ridho Alamsyah,.M.H.                                        Eks Sekretaris Pusat BEM Nusantara

Berita Terbaru

Daerah

Tujuh Fraksi DPRD Setujui Ranperda P-APBD 2026, Bupati Simalungun Tekankan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

30 September 2026 | 22:09 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun: Pelayanan Kesehatan Jemput Bola, Pastikan Warga Tak Tertinggal

30 September 2026 | 20:21 WIB
Daerah

TP PKK Simalungun Gelar Pertemuan Rutin: Evaluasi, Perkuat Soliditas, dan Siapkan Nagori Percontohan Tahun Depan

30 September 2026 | 20:16 WIB
Daerah

Di Forum Musrenbang RKPD Sumut Tahun 2027, Bupati Simalungun Terima Penghargaan Dari Kemendagri

30 September 2026 | 14:34 WIB
Daerah

Bupati Simalungun Hadiri Rakornas di Kementan RI: Usulkan Penguatan Infrastruktur Pertanian dan Cetak Sawah Baru

30 September 2026 | 14:26 WIB
Daerah

Pesta Rakyat Hari Jadi ke-193 Simalungun: Refleksi Sejarah dan Penguatan Komitmen Pembangunan

30 September 2026 | 14:21 WIB
Daerah

Hadiri Coffee Morning Pelaku Usaha KEK Sei Mangkei, Wakil Bupati: Pemkab Akan Bangun BLK di Kota Perdagangan

30 September 2026 | 14:16 WIB
Daerah

Menteri Pariwisata RI Kunjungi Simalungun, Dorong Percepatan Pengembangan Destinasi Parapat Danau Toba

30 September 2026 | 14:12 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Gelar Tepung Tawar 104 Jamaah Calon Haji Tahun 2026

30 September 2026 | 14:07 WIB
Daerah

Pemkab Simalungun Gelar Pesta Rakyat Hari Jadi ke-193: Meriahkan dengan Artis Ibu Kota dan Ragam Budaya

30 September 2026 | 13:59 WIB

H. Aprozi Alam Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Masyarakat Desa Aji Kagungan, Lampung Utara

30 September 2026 | 12:02 WIB
Daerah

Laporan Pansus DPRD Dipertanyakan, HIMAPSI-SALING Bawa Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid ke Kejagung

28 September 2026 | 21:11 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • NEWS
    • PERISTIWA
    • DAERAH
    • REGIONAL
    • NASIONAL
    • DUNIA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • BUDAYA
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • RUANG KREASI
  • OPINI

© 2026 Wahanainfo.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus